Lelang Operator Pelabuhan Patimban Dimulai Oktober 2018

Dinda Audriene Muthmainah, CNN Indonesia | Rabu, 12/09/2018 23:32 WIB
Lelang Operator Pelabuhan Patimban Dimulai Oktober 2018 Ilustrasi pelabuhan. (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kementerian Perhubungan bakal menggelar lelang operator Pelabuhan Patimban, Subang, Jawa Barat pada Oktober 2018 mendatang. Direktur Kepelabuhan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kemenhub M Tohir mengatakan proses pengelolaan nantinya akan berbentuk Kerja sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU).

Ia mengatakan saat ini belum ada satu pihak swasta pun yang mengajukan penawaran. "KPBU sedang persiapan dokumen-dokumen. Akhir September atau Oktober akan pra kualifikasi," papar Tohir, Rabu (12/9).


Menurut Tohir, pemerintah tak membatasi pengelolaan oleh pihak Badan Usaha Milik Negara (BUMN) saja, melainkan juga perusahaan swasta. Selain itu, pemerintah juga membuka pintu selebar-lebarnya bagi perusahaan asing untuk mengelola pelabuhan tersebut.

"Yang tertarik justru Jepang, karena banyak kawasan industri di sana yang berasal dari Jepang. PT Pelindo II berminat, tapi belum mengajukan," jelas Tohir.


Tohir mengatakan pemerintah berharap lelang membuahkan hasil dan pemenang lelang bisa diputuskan dan diumumkan sebelum Maret 2019. Saat ini proses pembebasan lahan masih terus berlangsung karena baru 60 persen lahan yang berhasil dibebaskan.


"Tapi ada beberapa bidang lahan yang harus dibebaskan, seperti di akses road ada 120 bidang tanah, ini lebih kurang hampir 40 bidang sudah dibebaskan," papar Tohir.

Sebagai informasi, total investasi pembangunan Pelabuhan Patimban mencapai Rp43,2 triliun. Pengerjaannya dilakukan oleh konsorsium yang beranggotakan PT Wijaya Karya Tbk dan PT Pembangunan Perumahan Tbk.


Selain itu, Indonesia juga bekerja sama dengan perusahaan asal Jepang bernama Penta Ocean, Toa, dan Rinkai.



(agt)