Aprindo: Barang di 41 Minimarket Diambil Korban Gempa Palu

Tim, CNN Indonesia | Selasa, 02/10/2018 06:45 WIB
Aprindo: Barang di 41 Minimarket Diambil Korban Gempa Palu Ilustrasi. (Dok. Istimewa)
Jakarta, CNN Indonesia -- Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) menyebut barang dagangan di 41 gerai minimarket di Palu diambil korban gempa dan tsunami di Palu.

Ketua Aprindo Roy N. Mandey mengatakan barang tersebut diambil di 40 gerai Alfamart dan 1 lainnya di Hypermart. Roy menyesalkan tindakan tersebut dan sikap pemerintah yang dinilai memberikan kesempatan kepada korban gempa untuk bertindak tak beretika dengan mengambil barang di minimarket.

Padahal, ia mengaku pihaknya juga tak segan mengulurkan bantuan untuk meringankan beban korban bencana.



"Kami peritel turut memberikan kontribusi bagi pertumbuhan ekonomi. Kami juga selalu hadir memberikan bantuan sembako ke masyarakat seperti saat terjadi gempa di Lombok, Padang dan Aceh," katanya dalam pernyataan yang dikeluarkan di Jakarta, Senin (1/10).

Roy mengaku total kerugian yang dialami peritel akibat gempa dan tsunami di Palu dan Donggala mencapai sekitar Rp450 miliar. Kerugian terjadi akibat kerusakan bangunan, display barang dagangan dan persediaan barang di gudang. Kerugian juga timbul akibat adanya lima korban jiwa dari penjaga toko yang meninggal akibat gempa dan tsunami tersebut.


Aksi penjarahan merebak usai gempa melanda Donggala dan Palu. Sejumlah minimarket menjadi sasaran aksi penjarahan. Kepala Divisi Humas Polri Jenderal Setyo Wasisto mengatakan saat ini pihaknya tengah menyelidiki dugaan adanya provokator dalam aksi penjarahan tersebut.

Polri juga sudah menangkap beberapa orang yang diduga ikut dalam aksi penjarahan tersebut.  (ulf/agt)