Defisit AS Melonjak US$779 Miliar, Tertinggi dalam 6 Tahun

Tim, CNN Indonesia | Selasa, 16/10/2018 14:23 WIB
Defisit AS Melonjak US$779 Miliar, Tertinggi dalam 6 Tahun Amerika Serikat (AS) mengalami defisit anggaran mencapai US$779 miliar pada 2018. Angka itu tercatat tertinggi dalam enam tahun terakhir. (Yuri Gripas)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kementerian Keuangan Amerika Serikat (AS) mengumumkan defisit anggaran negaranya mencapai US$779 miliar pada tahun fiskal terbaru. Angka itu tercatat yang tertinggi dalam enam tahun terakhir.

Dilansir dari AFP, pada tahun fiskal 2018 yang sudah berakhir sejak 30 September lalu, AS telah memperoleh penerimaan negara senilai US$3,3 triliun, namun menghabiskan belanja mencapai US$4,1 triliun. Hal itu mendorong level defisit negara naik hingga 17 persen, atau US$113 miliar, level tertinggi sejak 2012.

Dari sisi rasio, defisit negara juga membengkak menjadi 3,9 persen terhadap produk domestik bruto (PDB), naik dari level sebelumnya 3,5 persen terhadap PDB 2017. Nilai itu jauh di atas rata-rata 3,2 persen dalam kurun 40 tahun terakhir.



Namun, PDB tumbuh 4,2 persen pada kuartal kedua tahun ini. Gedung Putih mengelola pertumbuhan lebih cepat untuk membayar pemangkasan pajak pada Desember.

Kementerian keuangan mengatakan Presiden AS Donald Trump mengapresiasi upaya pemangkasan pajak yang dilakukan demi perbaikan ekonomi. Di lain, penerimaan pajak perusahaan menurun tajam dan beban utang AS membengkak. Alhasil, pembiayaan defisit menjadi semakin mahal.

"Ke depan, kebijakan ekonomi presiden telah mendorong pertumbuhan ekonomi yang kuat, dikombinasikan dengan kebijakan memangkas belanja yang boros, akan membawa AS menuju postur keuangan berkelanjutan," ujar Menteri Keuangan Steven Mnuchin dalam sebuah pernyataan, Selasa (16/10).


Para ekonom berpendapat, banyaknya populasi AS yang semakin menua akan membebani sistem jaminan sosial. Pada akhirnya, hak itu menambah tekanan defisit dari waktu ke waktu.

Pada Juni lalu, Badan Legislatif AS memblokir upaya Gedung Putih untuk memotong miliaran dana program konservasi dan kesehatan anak-anak. Di sisi lain, pemerintah meningkatkan belanja militer secara tajam pada tahun lalu.

Selanjutnya, belanja militer kembali meningkat 6 persen atau US$32 miliar, sementara biaya jaminan sosial dan sistem pensiun nasional AS naik 4 persen. Biaya pendidikan alami penurunan 43 persen atau senilai US$48 miliar.


Secara rinci, pengeluaran negara AS naik hingga US$127 miliar, mayoritas di Kementerian Keuangan yang sebagian besar karena biaya pembayaran utang.

Total pinjaman pemerintah meningkat sebesar US$1 triliun pada tahun fiskal terbaru menjadi US$15,72 triliun. Nilai itu termasuk US$779 miliar yang digunakan untuk membiayai defisit negara. (mjs/lav)