Di kawasan Asia, mayoritas mata uang berada di zona hijau. Won Korea Selatan menguat 0,41 persen, peso Filipina 0,1 persen, dolar Singapura 0,07 persen, dan ringgit Malaysia 0,05 persen.
Sementara yen Jepang melemah 0,13 persen, baht Thailand minus 0,1 persen, dan dolar Hong Kong minus 0,01 persen. Sebaliknya, mayoritas mata uang utama negara maju justru berada di zona merah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Rupiah yang mulai menguat bisa menjadi peluang untuk kembali melanjutkan kenaikan seiring masih adanya sejumlah sentimen positif," ujar Reza, Rabu (17/10).
Sedangkan di domestik, rupiah kemungkinan besar juga akan tertopang oleh rilis sumbangan ekonomi sebesar 0,05 persen dari perhelatan Asian Games 2018. Topangan lain juga datang dari perubahan asumsi kurs rupiah yang dilakukan pemerintah menjadi Rp15 ribu per dolar AS.
Lihat juga:Dolar Keok, Rupiah Perkasa Sentuh Rp15.176 |