BEI: Besok, Lippo Group Beri Penjelasan soal Meikarta

Tim, CNN Indonesia | Rabu, 17/10/2018 18:35 WIB
BEI: Besok, Lippo Group Beri Penjelasan soal Meikarta Ilustrasi proyek pembangunan Meikarta. (ANTARA FOTO/Risky Andrianto).
Jakarta, CNN Indonesia -- Bursa Efek Indonesia (BEI) menyatakan manajemen Lippo Group akan memenuhi undangan regulator untuk memberikan penjelasan terkait kasus hukum proyek hunian Meikarta. Meikarta merupakan proyek yang dikelola PT Mahkota Sentosa Utama (MSU), anak usaha PT Lippo Cikarang Tbk (LPCK) sekaligus cucu usaha PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR).

Ini berarti, ada dua emiten atau perusahaan yang terikat dengan megaproyek yang disebut-sebut bernilai investasi Rp278 triliun tersebut. Direktur Penilaian Perusahaan BEI I Gede Nyoman Yetna mengatakan sejatinya manajemen Lippo Group akan menyampaikan penjelasannya pada hari ini, Rabu (17/10).

"Bursa merencanakan undangan hearing secepatnya pada hari ini. Namun, karena satu dan lain hal, perseroan selanjutnya dijadwalkan hearing besok (Kamis) pukul 14.00 WIB," ujarnya kepada awak media di Gedung BEI, Rabu (17/10).


Ia melanjutkan BEI telah meminta penjelasan kepada manajemen Lippo Group. Pihak Lippo Group sendiri, melalui kuasa hukum MSU Denny Indrayana, menjawab permintaan tersebut.

Dalam pernyataannya, manajemen Lippo Group mengatakan MSU akan mendukung penuh proses hukum di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan akan kooperatif membantu kerja KPK untuk mengungkap tuntas kasus dugaan suap tersebut.

"Perseroan telah menyampaikan tanggapan di website bursa sebagai tanggapan permintaan penjelasan bursa," imbuh Nyoman.


Seperti diketahui, sejak KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) oknum terkait kasus dugaan suap perizinan pembangunan proyek Meikarta, seluruh saham Lippo Group merangsek.

Pada penutupan perdagangan kemarin, saham Lippo Karawaci Tbk melorot 5,52 persen atau 16 poin ke level Rp274 dari semula Rp290. Namun, pada akhir perdagangan hari ini saham Lippo Karawaci menghijau dengan naik 14 poin atau 5,11 persen ke posisi Rp288.

Hal serupa terjadi dengan saham Lippo Cikarang. Pada perdagangan kemarin saham Lippo Cikarang turun hingga 13,36 persen ke level Rp1.200 dari sebelumnya Rp1.385. Hari ini, saham Lippo Cikarang kembali menghijau dengan kenaikan 130 poin atau 10,83 persen ke posisi Rp1.330.


Kemarin, Direktur Operasional Lippo Group Billy Sindoro ditahan penyidik KPK atas dugaan suap terkait izin proyek pembangunan proyek hunian Meikarta di Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Ia ditetapkan sebagai tersangka bersama Neneng Hasanah dan tujuh orang lainnya, di antaranya pegawai Lippo Group Henry Jasmen, dua konsultan Lippo Group, Taryudi, dan Fitra Djaja Purnama.


(ulf/bir)