Belanja Gaji dan Pensiun PNS 2019 Capai Rp215 Triliun

CNN Indonesia | Kamis, 01/11/2018 10:00 WIB
Belanja  Gaji dan Pensiun PNS 2019 Capai Rp215 Triliun Ilustrasi. (CNN Indonesia/Hesti Rika)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pemerintah pada APBN 2019 yang disahkan Rabu (31/10) menggelontorkan alokasi belanja gaji PNS dan pensiun Rp215 triliun. Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan Askolani menjelaskan alokasi anggaran tersebut dibuat dengan menghitung kenaikan gaji abdi negara rata-rata lima persen pada tahun depan.

Perbaikan dilakukan karena gaji dan pensiunan PNS selama tiga tahun terakhir kemarin tidak naik. "Belanja gaji, jadi untuk gaji dan tunjangan tunjangan itu Rp98 triliun," ucap Askolani, Rabu (31/10).

Sementara, sisanya sebesar Rp117 triliun akan digunakan untuk membayar hak pensiunan bagi PNS. Anggaran ini diklaim Askolani sudah memperhitungkan kenaikan gaji pokok PNS tahun depan.



"Sudah kami perhitungkan untuk kenaikan gaji dan untuk pensiunan juga," jelas Askolani.

Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani memastikan kenaikan gaji pokok PNS tak akan mengubah tunjangan kerja, seperti tunjangan hari raya (THR) dan gaji ke-13 untuk PNS. "Untuk kementerian dan lembaga di daerah, tunjangan sesuai dengan kemampuan daerahnya, tidak sama dengan yang di pusat," ucap Sri Mulyani.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan kenaikan gaji pokok PNS dilakukan guna meningkatkan kesejahteraan hidup PNS dan mendorong motivasi PNS. Dengan begitu, kualitas birokrasi akan semakin baik dan profesional.

Secara keseluruhan, pemerintah memasang target belanja dalam APBN 2019 sebesar Rp2.461 triliun. Angka itu terdiri dari belanja pemerintah pusat sebesar Rp1.634 triliun dan transfer ke daerah serta dana desa sebesar Rp826,8 triliun.

(aud/agt)