Saham Nissan Rontok Usai Penangkapan Carlos Ghosn

CNN Indonesia | Selasa, 20/11/2018 11:22 WIB
Saham Nissan Rontok Usai Penangkapan Carlos Ghosn Saham Nissan Motor Co rontok enam persen pada perdagangan Selasa (20/11), sehari usai Carlos Ghosn, bos Nissan, ditangkap di Tokyo, Jepang. (REUTERS/Albert Gea).
Jakarta, CNN Indonesia -- Saham Nissan Motor Co rontok enam persen pada perdagangan Selasa (20/11), sehari usai Carlos Ghosn ditangkap. Ghosn, bos Nissan, ditangkap karena dugaan pemalsuan laporan gaji dan menggunakan uang perusahaan untuk tujuan pribadi.

Mengutip Reuters, saham perusahaan anjlok karena kekhawatiran investor terhadap masa depan produsen mobil nomor dua terbesar di Jepang dan aliansinya. Apalagi, Ghosn dipastikan akan ditendang dari kursi dewan pada pekan ini.


Persoalannya, secara pribadi, Ghosn dikenal andal dalam kepemimpinannya di Nissan dan membentuk ikatan yang kuat dengan aliansi bisnisnya.

CEO Nissan Hiroto Saikawa mengakui Ghosn memegang kendali dalam kepengurusannya di Renault dan Nissan sejak 2005 silam.



Jaksa mensinyalir Ghosn dan Direktur Perwakilan Greg Kelly telah bersekongkol untuk mengecilkan kompensasi yang diterimanya selama lima tahun sejak 2010. Namun demikian, belum ada komentar dari Ghosn atau Kelly atas tudingan tersebut.

Saham Nissan diperdagangkan turun 5,5 persen ke level terendahnya 940 yen dari 950,7 yen. Sementara, saham Mitsubishi Motors Corp, turun enam persen. Sedangkan, saham Renault rontok 8,4 persen. (bir)