Menko Darmin Sebut Penyaluran KUR Capai 95 Persen Target

CNN Indonesia | Jumat, 14/12/2018 17:53 WIB
Menko Darmin Sebut Penyaluran KUR Capai 95 Persen Target Penyaluran KUR dinilai meningkat seiring turunnya suku bunga menjadi hanya di kisaran 7 persen. (REUTERS/Nyimas Laula)
Jakarta, CNN Indonesia -- Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution menyebut penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) sepanjang tahun ini telah mencapai 95,2 persen dari target sebesar Rp123,8 triliun atau sebesar Rp117,8 triliun.

Darmin menjelaskan, untuk meningkatkan penyaluran KUR, salah satu upaya yang telah diambil pemerintah adalah dengan menurunkan level suku bunga. Penurunan level suku bunga hingga 7 persen dilakukan sesuai arahan Presiden Joko Widodo.

"Kinerja penyaluran KUR tersebut telah mencapai 95,2 persen, dari target penyaluran KUR di tahun 2018 sebesar Rp123,8 Triliun," kata Darmin dikutip dari Antara, Jumat (14/12).



Suku bunga KUR memang menciut cukup signifikan di era Presiden Jokowi. Sebelum pemerintahan Jokowi, suku bunga KUR ditetapkan sebesar 21 persen. Pada 2015, bunga KUR diturunkan menjadi 12 persen, lalu diturunkan lagi pada 2017 menjadi 9 persen dan 2018 menjadi 7 persen.

Upaya pemerintah untuk mempercepat penyaluran KUR melalui satu digit dinilai cukup berhasil. Sejak suku bunga KUR diturunkan, mulai 1 Januari 2018 hingga 30 November 2018, pemerintah mencatat penyaluran KUR mencapai Rp 117 Trilun kepada 4.396.242 debitur.

Target penyaluran KUR di sektor produksi juga meningkat dari 42,3 persen pada Desember 2017 menjadi 45,6 persen pada November 2018. Jumlah tersebut akan terus ditingkatkan pemerintah hingga penyaluran KUR di sektor produksi mencapai 70 persen dari total penyaluran KUR.


Pemerintah juga melakukan perubahan pada sistem informasi program KUR dengan meluncurkan Sistem Informasi Kredit Program (SIKP) pada tahun 2014 guna memberikan kemudahan pengelolaan basis data debitur usaha mikro dan kecil agar akuntabilitas dan ketepatan sasaran KUR tetap terjaga.

Dalam pengembangannya ke depan, KUR ini juga diperluas ke beberapa sektor produksi lain, seperti peremajaan sawit, karet, nelayan, dan kerajinan tangan. (Antara/agi)