Akhir Tahun, Serapan Anggaran PUPR Baru Mencapai 88 Persen

ulf, CNN Indonesia | Kamis, 27/12/2018 21:04 WIB
Akhir Tahun, Serapan Anggaran PUPR Baru Mencapai 88 Persen Ilustrasi anggaran. (CNN Indonesia/Hesti Rika)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mencatat realisasi penyerapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2018 sampai dengan Rabu (26/12) baru mencapai 88,6 persen dari target. Tahun ini, Kementerian PUPR mendapatkan jatah anggaran Kementerian /Lembaga (K/L) terbesar yaitu Rp106,9 triliun.

Meskipun demikian, Kepala Biro Komunikasi Publik Endra Saleh Atmawidjaja mengatakan Kementerian PUPR masih optimis serapan anggaran bisa mencapai target sebesar 91-93 persen.

"Ini belum tutup, masih ada beberapa hari lagi. Kami masih optimis 91 persen," ujarnya di kantor Kementerian PUPR, Kamis (27/12).


Menurutnya, masih ada penggunaan dana yang belum masuk dalam sistem sehingga belum masuk kalkulasi serapan anggaran Kementerian PUPR tahun 2018.


Jika dirinci, realisasi serapan anggaran pada Direktorat Jenderal Bina Marga 88,22 persen, Direktorat Jenderal Cipta Karya sebesar 92,12 persen, Direktorat Jenderal Pembiayaan Perumahan sebesar 92,61 persen, dan Direktorat Jenderal Bina Konstruksi sebesar 98,19 persen.

Selanjutnya realisasi anggaran pada Sekretariat Jenderal sebesar 92,05 persen, Inspektorat Jenderal sebesar 90,06 persen, Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah (BPIW) sebesar 92,21 persen, Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) sebesar 89,52 persen, dan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) sebesar 92,26 persen.

Tahun depan, Kementerian PUPR mendapat alokasi anggaran Rp110, triliun. Dari jumlah tersebut sekitar 40 persen atau Rp44,28 triliun akan dialokasikan untuk proyek multiyears yang dimulai sejak 2017 lalu. Sedangkan sisanya sebesar 60 persen setara Rp66,42 triliun dianggarkan untuk proyek tahunan atau single year.

(agt)