Hanif Minta Generasi Muda Respons Perubahan

Kemnaker, CNN Indonesia | Rabu, 26/12/2018 23:53 WIB
Hanif Minta Generasi Muda Respons Perubahan Ilustrasi. (Foto: ANTARA FOTO/Embong Salampessy)
Jakarta, CNN Indonesia -- Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri meminta generasi muda responsif dengan perubahan, di antara tentang teknologi untuk dapat bersaing dengan pihak lainnya.

"Oleh karena itu, responsif kita terhadap perubahan menjadi penting, agar kita tetap bisa bersaing menghadapi perubahan-perubahan yang terjadi," kata Menteri Ketenagakerjaan, M. Hanif Dhakiri saat menyampaikan Orasi Ilmiah pada Sidang Senat Terbuka Wisuda VII Program Sarjana Institut Pesantren Mathali'ul Falah, Pati.

Dia juga meminta hal yang sama juga diterapkan untuk mengembangkan keterampilan, agar relevan dengan perkembangan zaman. Hanif mengingatkan jika seseorang tak responsif terhadap perubahan, maka akan ketinggalan.



"Kalau kita merasa hebat kemudian tidak responsif terhadap perubahan kita akan segera lewat," kata Hanif di hadapan 183 wisudawan.

Menurut Hanif, keterampilan yang dibutuhkan oleh generasi muda di masa depan adalah keterampilan yang cepat berubah dan beradaptasi dengan perubahan zaman. Namun, dia menuturkan, saat ini sejumlah lembaga pendidikan dan pelatihan masih menyelenggarakan program yang tidak relevan dengan industri.

Untuk itu, dia mengimbau lembaga pendidikan dan pelatihan harus bisa memetakan perubahan program yang diselenggarakan. Agar tetap sesuai dengan kebutuhan pasar kerja/industri.

Ia mencontohkan dengan program up grading pelatihan yang dilakukan Kementerian Ketenagakerjaan di beberapa Balai Latihan Kerja (BLK). Di BBPLK Semarang misalnya, program pelatihan menjahit telah di-up grade menjadi program fashion technology.

"Jadi anak-anak kita ajari jadi fashion designer. Kita latih sekitar 3 bulan untuk menjadi desainer yang baik," terangnya.


Sementara itu, Wakil Bupati Pati, Saiful Arifin menyatakan dukungannya terhadap program pembangunan SDM. Karena secara tak langsung, pembangunan SDM akan turut mendukung pengembangan potensi ekonomi daerah.

Ia pun bersyukur berbagai perguruan tinggi terus tumbuh dan berkembang di Kabupaten Pati. "Kondisi ini berdampak baik bagi Kabupaten Pati dalam pengembangan SDM," kata Saiful Arifin.

Turut hadir dalam kesempatan ini, Direktur Bina Standarisasi Kompetensi Pelatihan Kerja Kemnaker, Sukiyo dan Kepala Disnaker Provinsi Jawa Tengah, Wika Bintang. (asa)