Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menyatakan infrastruktur kerakyatan yang akan jadi prioritas tersebut utamanya berkaitan dengan pembangunan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dan padat karya irigasi kecil.
Selain itu, proyek kerakyatan yang juga masih akan menjadi prioritas adalah pembangunan jalan tol, jembatan bentang panjang dan bendungan. Basuki mengatakan untuk rumah, 2019 tetap dijadikan prioritas karena kebutuhannya masih tinggi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Rumah merupakan kebutuhan dasar bagi masyarakat untuk dapat berproduksi. Jadi akan tetap menjadi program prioritas," kata Menteri Basuki seperti dikutip dari website Kementerian PUPR, Senin (31/12).
Basuki mengatakan agar prioritas di sektor perumahan tersebut bisa berjalan, pihaknya akan memanfaatkan banyak sumber. Pertama, dana APBN.
Selain dana APBN, Prioritas tersebut juga akan dicapai melalui kerja sama dengan perbankan, pengembang dan pemerintah daerah.