Pendapatan Terus Menurun, Vodafone Kurangi 1.200 Pekerja
CNN Indonesia
Jumat, 11 Jan 2019 01:00 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Vodafone menyatakan akan memangkas jumlah pekerja mereka. Dalam pernyataan yang dikeluarkan Kamis (10/1), mereka menyatakan akan mengurangi jumlah karyawan sampai dengan 1.200 orang.
Pemangkasan tersebut akan dilakukan di Spanyol. Pemangkasan dilakukan setelah raksasa telekomunikasi asal Inggris tersebut pada November 2018 lalu mengumumkan akan memangkas biaya produksi sampai dengan 1,2 miliar euro karena terus merugi.
Kebijakan pemangkasan dilakukan sebagai cara untuk menyiasati penurunan pendapatan dan keuntungan yang dialami perusahaan tersebut belakangan ini.
"Pemangkasan akan dilakukan maksimum terhadap 1.200 dari 5.100 pekerja di Spanyol. Pemangkasan akan dikonsultasikan dengan perwakilan pekerja pada akhir Januari ini," kata perusahaan tersebut seperti dikutip dari AFP, Kamis (10/1).
Kepala Eksekutif Vodafone yang baru Nick Read mengatakan saat ini Vodafone memang menghadapi tantangan yang cukup besar.
"Tantangan khususnya datang dari kondisi persaingan di Spanyol dan Italia," katanya.
(afp/agt)
Pemangkasan tersebut akan dilakukan di Spanyol. Pemangkasan dilakukan setelah raksasa telekomunikasi asal Inggris tersebut pada November 2018 lalu mengumumkan akan memangkas biaya produksi sampai dengan 1,2 miliar euro karena terus merugi.
Kebijakan pemangkasan dilakukan sebagai cara untuk menyiasati penurunan pendapatan dan keuntungan yang dialami perusahaan tersebut belakangan ini.
Lihat juga:Nokia dan Vodafone Bakal Gelar 4G di Bulan |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tantangan khususnya datang dari kondisi persaingan di Spanyol dan Italia," katanya.
Lihat juga:Telkomsel 4G LTE Sudah Sampai Bekasi |