Corporate Affairs GM Hero Supermarket Tony Mampuk mengatakan bahwa manajemen melakukan efisiensi demi keberlanjutan bisnis grup. "Kami tutup semua. Karena beban operasional tinggi dan kerugian semakin besar," ujarnya kepada CNNIndonesia.com, Minggu (13/1).
Sampai dengan kuartal ketiga tahun ini, Hero Supermarket mencatat penurunan total penjualan menjadi Rp9,84 triliun dibandingkan periode yang sama tahun lalu, yakni Rp9,96 triliun.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hero Supermarket mengklaim sebagai ritel modern pertama di Indonesia yang didirikan pada 1971 silam. Perseroan berkembang hingga mengoperasikan 448 toko, terdiri dari 59 Giant Ekstra, 96 Giant Ekspres, 31 Hero Supermarket, 3 Giant Mart, serta 258 Guardian Health & Beauty, dan satu toko IKEA.
Berdasarkan pemantauan CNNIndonesia.com di gerai Sarinah Thamrin, Minggu (13/1), Hero Supermarket di lantai Basement gedung perbelanjaan Jakarta Pusat itu masih beroperasi. Meski demikian, tak banyak pengunjung yang datang. Hanya sekitar 10 petugas dan satu orang penjaga keamanan masih berjaga-jaga. (ann/bir)