Arus Modal Masuk Masih Jadi Penguat IHSG

CNN Indonesia | Rabu, 23/01/2019 06:33 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Rabu (23/1) ini diperkirakan akan menguat didorong oleh arus modal masuk yang diperkirakan masih deras. Ilustrasi IHSG. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia -- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan akan menguat pada perdagangan Rabu (23/1) ini. Ramainya investasi asing di pasar modal diperkirakan masih akan menopang pergerakan indeks.

Sejak awal tahun hingga perdagangan kemarin pelaku pasar asing hampir selalu mencatatkan beli bersih (net buy). A
nalis Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya mengatakan penguatan IHSG kemungkinan akan terjadi untuk jangka pendek dan panjang.

Untuk perdagangan hari ini saja, IHSG berpeluang tembus ke level 6.542 dengan level terbawah atau support angka di level 6.226. 
"IHSG saat ini masih terlihat sedang berusaha mempertahankan rentang konsolidasi pada posisi yang wajar," papar William seperti dikutip dari risetnya, Rabu (23/1).


RTI Infokom mencatat pelaku pasar asing tercatat net buy di pasar reguler sebesar Rp99,23 miliar di pasar reguler. Sedangkan di all market net buy mencapai Rp89,31 miliar. 


Kendati masih diramalkan menguat, William menyebut investor tak perlu takut melakukan transaksi beli jika IHSG meleset dari perkiraan atau terkoreksi hari ini. Ia menyarankan pelaku pasar tetap melakukan akumulasi beli.

"Koreksi wajar masih dapat dimanfaatkan oleh investor mengingat kondisi masih berada pada awal tahun," terang William.

Berbeda pendapat, Analis Reliance Sekuritas Lanjar Nafi Taulat Ibrahimsyah mengatakan ancaman aksi ambil untung (profit taking) dari sejumlah pelaku pasar sebenarnya masih menjadi tantangan bagi indeks untuk mempertahankan posisinya di zona hijau. Ia melihat pasar saham cenderung koreksi hari ini.

"Kami perkirakan IHSG bergerak kembali menekan dengan diwarnai aksi profit taking dengan rentang pergerakan 6.420-6.500," kata Lanjar melalui risetnya.


Sebagai informasi, IHSG kemarin ditutup dengan pergerakan hampir stagnan atau hanya menguat tipis 0,27 persen atau 17,72 poin ke level 6.468. Sebanyak 231 saham terpantau melemah, sedangkan 198 saham menguat dan sisanya 116 saham stagnan.

Walaupun begitu, pasar saham Indonesia bisa disebut tetap lebih beruntung. Sebab, bursa saham Wall Street berakhir di teritori negatif tadi malam. Tercatat, Dow Jones turun 1,22 persen, S&P500 1,42 persen, dan Nasdaq Composite 1,91 persen.
 
(aud/agt)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK