Analis Artha Sekuritas Dennies Christoper Jordan mengatakan pelemahan IHSG bersifat terbatas karena pergerakannya diperkirakan masih di area 6.400. Penguatan rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) akan menahan pelemahan indeks.
"Nilai tukar rupiah cukup stabil namun masih minim sentimen dari dalam negeri," kata Dennies seperti dikutip dari risetnya, Kamis (24/1).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"IHSG diprediksi melemah, support 6.426-6.438 resistance 6.473-6.496," terang Dennies.
Senada, Analis Reliance Sekuritas Lanjar Nafi Taulat Ibrahimsyah menjelaskan pasar saham berpeluang bergerak di teritori negatif hari ini. Sebab, IHSG terlihat belum keluar dari area jenuh beli (overbought).
"Diperkirakan IHSG masih bergerak tertekan dengan support resistance 6.416-6.500," papar Lanjar melalui risetnya.
Sebagai informasi, IHSG kemarin sore melemah 0,26 persen atau 17,39 poin ke level 6.451. Kondisi ini seiring dengan sikap pelaku pasar asing yang banyak melakukan aksi jual, sehingga mereka tercatat jual bersih atau net sell di pasar reguler sebesar Rp332,96 miliar.
Berbanding terbalik, bursa saham Wall Street ditutup menguat tadi malam. Bila dirinci, Dow Jones naik 0,7 persen, S&P naik 0,22 persen, Nasdaq Composite naik 0,08 persen.
"Diperkirakan IHSG masih bergerak tertekan dengan support resistance 6.416-6.500," papar Lanjar melalui risetnya.
Sebagai informasi, IHSG kemarin sore melemah 0,26 persen atau 17,39 poin ke level 6.451. Kondisi ini seiring dengan sikap pelaku pasar asing yang banyak melakukan aksi jual, sehingga mereka tercatat jual bersih atau net sell di pasar reguler sebesar Rp332,96 miliar.
Berbanding terbalik, bursa saham Wall Street ditutup menguat tadi malam. Bila dirinci, Dow Jones naik 0,7 persen, S&P naik 0,22 persen, Nasdaq Composite naik 0,08 persen.