IHSG Diramalkan Sentuh 6.500 Jelang Februari

CNN Indonesia | Rabu, 30/01/2019 08:17 WIB
IHSG Diramalkan Sentuh 6.500 Jelang Februari Ilustrasi. (CNN Indonesia/Hesti Rika).
Jakarta, CNN Indonesia -- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang bangkit (rebound) dan menembus level 6.500 sebelum masuk bulan Februari. Kondisi fundamental yang dinilai masih positif oleh sejumlah pihak akan menjadi magnet bagi pelaku pasar untuk melakukan transaksi.

Analis Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya mengatakan aliran modal asing (capital inflow) masih masuk ke pasar saham pada pertengahan pekan ini. Transaksi itu menunjukkan ekonomi Indonesia masih menarik di mata asing.

"Sepanjang masa yang baru semakin terbuka lebar," kata William dalam risetnya.



Ia meramalkan batas bawah atau level support IHSG hari ini sekitar 6.318. Sementara, William percaya diri indeks dapat menyentuh ke area 6.542 sebagai level resistance-nya hari ini.

"Hari ini peluang naik masih terlihat dalam pergerakan IHSG intraday," terang William.

Di sisi lain, Analis Reliance Sekuritas Lanjar Nafi Taulat Ibrahimsyah menjelaskan dari kacamata teknikal IHSG justru masih berpotensi terkoreksi. Sebab, garis indeks menunjukkan masih di area jenuh beli atau overbought.


"Sehingga diperkirakan IHSG masih bergerak terkoreksi dengan support resistance 6.371-6.459," kata Lanjar melalui risetnya.

Walaupun demikian, pelaku pasar tetap bisa melakukan transaksi beli pada saham-saham tertentu. Misalnya, tulis Lanjar, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI), PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN), PT Vale Indonesia Tbk (INCO), dan PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk (TLKM).

Sebagai informasi, pasar saham dalam negeri berakhir di teritori negatif kemarin, Selasa (29/1). IHSG terkoreksi 0,34 persen ke level 6.436. Padahal, pelaku pasar asing tercatat beli bersih atau net buy sebesar Rp165,23 miliar.


Sementara itu, bursa saham Wall Street bergerak bervariasi. Bila dirinci, Dow Jones naik 0,21 persen, S&P500 turun 0,15 persen, dan Nasdaq Composite 0,81 turun persen. (aud/lav)


BACA JUGA