Pengembang Citimall Dapat Suntikan Rp2,8 Triliun

Christine Novita Nababan, CNN Indonesia | Senin, 11/02/2019 22:25 WIB
Pengembang Citimall Dapat Suntikan Rp2,8 Triliun Ilustrasi (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia -- PT Nirvana Wastu Pratama (NWP Retail), pengembang pusat perbelanjaan modern, mendapatkan suntikan modal segar sebesar US$200 juta, setara Rp2,8 triliun (dengan kurs Rp14 ribu per dolar AS), dari Korean Teachers Credit Union (KTCU), Citic Securities One-Belt-One-Road (CSOBOR)Fund, dan Warburg Pincus.

Direktur Utama NWP Retail Timoty Daly mengaku menyambut pemegang saham barunya, yakni KTCU dan CSOBOR Fund. "Investasi mereka adalah suatu validasi kuat atas model bisnis kami yang unik, perkembangan perusahaan yang pesat, dan potensi yang besar di masa depan," ujarnya melalui keterangan resmi, Senin (11/2).

NWP Retail, yang banyak mengembangkan pusat perbelanjaan dengan merek Citimall dan The Park, didirikan bersama Warburg Pincus dan PT City Retail Developments Tbk (NIRO) pada 2015 lalu.


Perusahaan memiliki portofolio sebanyak 33 proyek dengan luasan mencakup 800 ribu meter persegi. "Karenanya, kami menanti kemitraan dengan investor-investor baru seiring perjalanan dalam membangun sarana real estate terdepan di Indonesia," kata Timothy.

Managing Director & Head of South East Asia Warburg Pincus Jeffrey Perlman menyebut bahwa investasi baru akan membawa NWP Retail untuk mempercepat pertumbuhan perusahaan, terutama di saat industri tengah mengalami keterbatasan modal.

"Industri ritel modern mengalami kekurangan suplai, dimana saat ini lebih dari 70 persen dari 200 kota-kota utama tidak memiliki pusat perbelanjaan modern," imbuh Perlman.


Mengutip laman NWP Retail, perusahaan mengembangkan pusat perbelanjaan modern di kota-kota besar selain Jakarta, seperti Citimall Cirebon, Citimall Sukabumi, Citimall Tuban, Citimall Sampit, Citimall Dumai, dan The Park Sawangan, Depok.

Di kebanyakan kota-kota yang disasar NWP Retail, perkembangan PDB-nya lebih besar dari rata-rata nasional, yakni sekitar 8 persen-10 persen pada tahun lalu.

Managing Director CSOBOR Fund Rui Zhao meyakini investasinya akan membantu NWP Retail memperluas jaringan ritelnya di Indonesia. Sementara, bagi CSOBOR Fund selaku perusahaan investasi dari CLSA, perusahaan dapat memanfaatkan sumber daya dan keahlian yang ekstensif dalam berinvestasi.


(bir)