Luhut Jelaskan Penurunan Harga Premium Rp100 per Liter

CNN Indonesia | Rabu, 20/02/2019 21:06 WIB
Luhut Jelaskan Penurunan Harga Premium Rp100 per Liter Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Pandjaitan menegaskan penurunan harga Premium Rp100 menjadi Rp6.450 per liter tak berkaitan dengan kepentingan politik. (CNN Indonesia/Harvey Darian)
Jakarta, CNN Indonesia -- Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Pandjaitan menegaskan bahwa penurunan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Premium bukanlah upaya pencitraan pemerintah dan tak berkaitan dengan kepentingan politik.

"Penurunan tarif BBM premium itu bukan alat politis atau pencitraan sana sini," tegas Luhut di kantornya, Rabu (20/2).

Luhut menjelaskan pemerintah mengambil kebijakan tersebut dengan pertimbangan penurunan harga minyak mentah dunia. Melansir Reuters, harga minyak mentah berjangka Brent turun menjadi US$66,14 per barel pada Rabu (20/2) dari hari sebelumnya US$66,83 per barel. Harga ini menurun drastis dibandingkan tahun lalu yang mencapai US$85 per barel pada Oktober 2018.


"Jadi kenapa kami tidak bisa turunkan harga ini dan itu memang benar (penurunan harga)," imbuhnya.


PT Pertamina menurunkan harga premium untuk wilayah Jawa, Madura, dan Bali (Jamali) sebesar Rp100 per liter pada 10 Februari 2019. Harga premium di wilayah tersebut dijual sebesar Rp6.450 per liter dari sebelumnya Rp6.550 per liter.

Selain harga premium, Pertamina juga menurunkan harga avtur sebesar Rp250 per liter, yakni dari sebelumnya Rp8.210 per liter menjadi Rp7.960 per liter. Harga baru avtur berlaku mulai Sabtu (16/1).


Luhut juga menilai keputusan ini merupakan langkah tepat untuk membangun persaingan yang sehat.

"Saya kira bagus supaya bersaing tidak hanya dengan satu suara saja," tukas Luhut. (ulf/agi)