JK Dukung Kerja Sama Tukar Pengalaman Audit Negara di ASEAN

CNN Indonesia | Selasa, 26/02/2019 11:17 WIB
JK Dukung Kerja Sama Tukar Pengalaman Audit Negara di ASEAN Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menghadiri Seminar Bersama ASEAN- ASEAN Supreme Audit Institution (ASEANSAI) - ASEAN Inter-Parliementary Assemby (AIPA) di Jakarta, Selasa (26/2). (CNN Indonesia/Safyra Primadhyta).
Jakarta, CNN Indonesia -- Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) mendorong kerja sama bidang audit di kawasan Asia Tenggara demi meningkatkan transparansi dan akuntabilitas. Kerja sama mencakup pertukaran pengalaman terkait pelaksanaan audit negara.

Hal tersebut disampaikan saat menghadiri Seminar Bersama ASEAN- ASEAN Supreme Audit Institution (ASEANSAI) - ASEAN Inter-Parliementary Assemby (AIPA) di Jakarta, Selasa (26/2).

"Kerja sama dalam bidang audit penting untuk memberikan kepada kita semua suatu sistem transparansi dan tentang akuntabilitas dari ekonomi masing-masing negara secara terbuka," ujar JK dalam sambutannya.


Menurut JK, dalam kondisi perekonomian terkini dan pesatnya perkembangan informasi, kerja sama yang dilakukan secara adil antara negara di kawasan ASEAN menjadi penting. Terlebih, dunia saat ini tengah diliputi konflik dan permasalahan ketidakpastian ekonomi.


Untuk itu, JK mendukung terselenggaranya seminar bertema 'Membangun Pondasi Kerja Sama di Masa Depan dalam Mempromosikan Akuntabilitas dan Transparansi di Asia Tenggara' ini.

Melalui seminar yang melibatkan badan pemeriksa keuangan dan parlemen negara-negara di ASEAN ini, JK berharap masing-masing negara bisa bertukar pengalaman sehingga bisa membandingkan pelaksanaan transparansi dan akuntabilitas dan menjadi program kebersamaan yang baik.

"Saya juga mengetahui bahwa di dunia ini ada keterbukaan di bidang pajak dan sebagainya sehingga tentu dibutuhkan suatu transparansi dan keterbukaan dari masing-masing negara," ujarnya.

Secara terpisah, Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Moermahadi Soerja Djanegara mengungkapkan seminar ini merupakan seminar pertama yang dilakukan secara bersama-sama antara ASEAN, ASEANSAI, dan AIPA.


"Tadinya, seminar kami biasanya berjalan sendiri-sendiri," ujarnya.

Dengan terselenggaranya seminar ini, Moermahadi berharap tiga entitas lembaga akan memiliki pemahaman yang sama terkait transparansi, akuntabilitas, serta tata kelola pemerintahan yang baik.

Selama seminar, partisipan akan mengidentifikasi praktik-praktik baik dalam pekerjaan yang dilakukan demi mempromosikan transparansi dan akuntabilitas di sektor publik.

Partisipan juga akan mengeksplorasi kepentingan bersama dan kesempatan untuk berkolaborasi di masa mendatang antara ASEAN, ASEANSAI, dan AIPA untuk memperkuat hubungan dan sinergi dalam pekerjaan. Pada akhirnya, hal itu akan memberikan kontribusi positif pada tata kelola pemerintahan di ASEAN.

[Gambas:Video CNN] (sfr/lav)