Tiket Kereta Mudik Laku 6 Persen, Warga Tunggu Jadwal Libur

CNN Indonesia | Selasa, 26/02/2019 15:58 WIB
Tiket Kereta Mudik Laku 6 Persen, Warga Tunggu Jadwal Libur Ilustrasi. (CNN Indonesia/Hesti Rika).
Jakarta, CNN Indonesia -- PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI mencatat penjualan tiket mudik baru mencapai 6 persen dari kursi yang disediakan PT KAI sebanyak 247.010 per hari. PT KAI telah membuka penjualan tiket mudik pada H-90, tepatnya minggu 25 Februari 2019 untuk periode H-10 Lebaran 2019 atau perjalanan 26 Mei 2019.

Humas PT KAI Agus Komarudin mengungkapkan penjualan tiket untuk keberangkatan H-10 dan H-9 belum menunjukkan peningkatan signifikan, yakni 6 persen dari keseluruhan perjalanan kereta.

"Itu berarti, masih tersedia 94 persen seat (kursi) untuk perjalanan kereta Lebaran 2019 pada pemberangkatan H-10 dan H-9," kata Agus kepada CNNIndonesia.com.


Menurut Agus, ada beberapa tiket kereta kelas ekonomi yang sudah mencapai angka penjualan di atas 60 persen pukul 12.00 WIB pada Selasa (26/2). Kereta ekonomi tersebut meliputi, KA Bengawan jurusan Pasar Senen-Purwosari, KA Brantas jurusan Pasar Senen-Blitar, KA Matarmaja jurusan Pasar Senen-Malang, dan KA Gayabaru Malam jurusan Pasar Senen-Surabaya Gubeng.


Ia memprediksi rendahnya angka penjualan tiket kereta pada pemberangkatan H-10 dan H-9 terjadi lantaran masyarakat mengincar pemberangkatan H-7 sampai dengan H-1 lebaran.

"Para pegawai atau pekerja yang akan mudik juga masih mempertimbangkan rencana cuti," ujarnya.

Untuk mudik tahun ini, KAI menyediakan 247.010 tempat duduk untuk kereta jarak jauh dan kereta Lokal. Jumlah ini meningkat lima persen dari tahun sebelumnya yaitu 236.210 tempat duduk.

Selain itu, KAI juga menyediakan 50 kereta tambahan selama Lebaran 2019. Kereta tambahan Lebaran 2019 terdiri dari 27 kereta eksekutif dan bisnis, 11 kereta ekonomi non-PSO, 4 kereta ekonomi PSO, dan 8 kereta yang memanfaatkan rangkaian idle.


"Kereta tambahan Lebaran 2019 tersebut rencananya akan dibuka pemesanannya pada H-60. Jadi KAI belum ada penambahan lagi," kata Agus.

Puncak arus mudik sendiri diperkirakan terjadi Rabu (29/5)yang bertepatan dengan H-7 mudik Lebaran 2019. Sedangkan puncak arus balik diperkirakan akan terjadi pada Minggu (9/6) yang bertepatan dengan H+3 Lebaran 2019.

Calon Penumpang Tunggu Jadwal Libur Kantor

Beberapa calon penumpang mengaku masih menunggu jadwal libur dari kantor sebelum menentukan waktu pembelian tiket kereta mudik Lebaran 2019.

Selfy Sandra Momongan (23) mengincar tiket dengan waktu perjalanan menjelang waktu Lebaran. Jadi, wanita asal Yogyakarta ini belum berburu tiket kereta untuk mudik. Selfy mengaku telah mengetahui info pembukaan penjualan tiket kereta api.


Selain itu, ia masih harus menunggu jadwal cuti Lebaran 2019 dari kantor.

"Tahun lalu, dapat libur enam hari. Tapi ada jatah piket juga. Nah akan belum tahu jadwal liburnya bagaimana," tutur Selfy.

Senada, Achmad (28) mengaku belum memesan tiket kereta lantaran menunggu jadwal libur dari kantor. Ia sendiri telah mengetahui jika tiket kereta sudah bisa dipesan.

"Nanti menyesuaikan liburnya, kalau kehabisan tiket kereta masih bisa naik pesawat," kata Achmad.

[Gambas:Video CNN] (ulf/lav)