Sri Mulyani Yakin Janji Dana Desa Rp400 T Jokowi Terpenuhi

Yuli Yanna Fauzie, CNN Indonesia | Selasa, 26/02/2019 18:53 WIB
Sri Mulyani Yakin Janji Dana Desa Rp400 T Jokowi Terpenuhi Menteri Keuangan Sri Mulyani menilai janji Presiden Joko Widodo soal dana desa yang mencapai Rp400 triliun dalam lima tahun ke depan bisa saja terpenuhi. (CNN Indonesia/Yuliyanna Fauzi).
Jakarta, CNN Indonesia -- Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menilai janji Presiden Joko Widodo (Jokowi) soal dana desa yang mencapai Rp400 triliun dalam lima tahun ke depan bisa saja terpenuhi. Sebab, janji alokasi dana desa tersebut bersifat kumulatif, bukan per tahun.

Seperti diketahui, janji terkait dana desa itu dinyatakan oleh Jokowi yang kini tengah mengikuti kontestasi politik sebagai calon presiden petahana dalam pidato kebangsaan 'Konvensi Rakyat' yang digelar di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Jawa Barat, Minggu (24/2) lalu.

"Kalau dilihat dari size APBN dari tahun ke tahun juga dari sisi alokasi anggaran dana desa, itu merupakan sesuatu akumulasi. Menurut saya, UU Dana Desa itu masih mungkin untuk bisa dipenuhi," ucap Sri Mulyani di Kompleks Istana Kepresidenan, Selasa (26/2).


Pada era pemerintahan Jokowi saat ini, setidaknya pemerintah sudah menggelontorkan dana desa mencapai Rp187,32 triliun. Realisasi itu terdiri dari, Rp20,67 triliun pada 2015, Rp46,98 triliun pada 2016, Rp59,77 triliun pada 2017, dan Rp59,9 triliun pada 2018.


Dari total dana desa pada 2015-2018, Jokowi mengklaim pemerintah berhasil membangun 191 ribu kilometer (km) jalan dan 58 ribu unit irigasi di desa.

Dalam pidato kebangsaan, Jokowi mengaku akan merealisasikan janji tersebut bila terpilih kembali menjadi orang nomor satu di Indonesia. Menurut dia, dana desa perlu ditingkatkan karena bisa digunakan untuk membantu pembangunan di desa, sehingga tercipta pemerataan di Indonesia.

Dana desa, sambungnya, bisa digunakan untuk membangun jalan dan jembatan desa, Posyandu, PAUD, air bersih, serta peningkatan sanitasi.

"Ekonomi desa juga berkembang. Pendapat masyarakat desa juga meningkat pesat, angka pengangguran di desa turun," ujarnya.

(lav/lav)