JK Sebut UMR Buruh Jauh Lebih Tinggi dari Pendapatan Petani

ulf, CNN Indonesia | Kamis, 28/02/2019 12:28 WIB
JK Sebut UMR Buruh Jauh Lebih Tinggi dari Pendapatan Petani Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menyebut Upah Minimum Regional (UMR) buruh terendah saat ini tiga kali lebih tinggi dari pendapatan petani. (ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto)
Jakarta, CNN Indonesia -- Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menyebut pembangunan industri manufaktur menjadi kunci dari kemajuan bangsa. Saat ini, menurut dia, upah buruh industri manufaktur masih jauh lebih tinggi dari upah yang dapat dikantongi petani.

"Kenapa (manufaktur) penting? Karena sehebat-hebatnya nya petani, paling tinggi (pendapatan) Rp1 juta per bulan, tapi serendah-rendahnya UMR (upah minimum regional) itu Rp2,5 per bulan. Jadi pendapatan buruh terendah masih tiga kali lebih tinggi dibanding petani yang paling rajin," ujar JK dalam CNBC Indonesia Outlook 2019 di Jakarta, Kamis (28/2).

Berdasarkan data BPS, rata-rata upah nominal buruh tani pada Januari 2019 sebesar Rp53.604 per hari. Dengan demikian, dalam satu bulan, upah petani menggunakan hitungan tersebut berkisar Rp1,68 juta per bulan.



Sementara UMP (Upah Minimum Provinsi) 2019 terendah ditetapkan DI Yogyakarta sebesar Rp1,57 juta per bulan.

Ke depan, menurut JK, pemerintah akan berupaya untuk meningkatkan kesejahteraan petani. Kendati demikian, ia tak menjelaskan lebih detail kebijakan yang akan dijalankan pemerintah.

JK juga menekankan pentingnya pembangunan ekonomi riil di tengah era industri 4.0. Ia menyebut tanpa ekonomi riil yang terbangun, industri yang berbasis teknologi pada akhirnya akan mati.


Ia mencontohkan layanan pesan antar makanan Go-Food tak akan berjalan jika tak ada yang memproduksi bahan makanan.

"Maka ekonomi riil seperti pertanian dan industri tetap jadi bagian yang penting yang harus kita (Indonesia) laksanakan," pungkas dia. (agi)