Alfamart dan Alfamidi Patok Kantong Plastik Rp500 per Lembar

CNN Indonesia | Jumat, 01/03/2019 14:44 WIB
Alfamart dan Alfamidi Patok Kantong Plastik Rp500 per Lembar Ilustrasi diet kantong plastik. (CNN Indonesia/Andry Novelino).
Jakarta, CNN Indonesia -- Manajemen PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (Alfamart) dan PT Midi Utama Indonesia Tbk (Alfamidi) bakal memberlakukan harga kantong plastik beragam mulai dari Rp200-Rp500 per lembar. Namun, penerapan tarif plastik itu akan disesuaikan dengan lokasi toko berada.

Sumber Alfaria Trijaya dalam hal ini menaungi gerai Alfamart. Sementara, Midi Utama Indonesia membawahi toko ritel Alfamidi. Direktur Sumber Alfaria Trijaya sekaligus Midi Utama Indonesia Solihin mengatakan bisa saja Alfamart dan Alfamidi di Depok mematok harga plastik Rp200 per lembar.

Lalu, Alfamart dan Alfamidi di Jakarta memungut biaya Rp500 per lembar. "Karena kan penetapan Rp200 per lembar dari asosiasi itu minimal, jadi ada angka wajar Rp200-Rp500 per lembar. Saya sih inginnya Rp5 ribu sampai Rp10 ribu sekalian biar tidak laku," ungkap Solihin kepada CNNIndonesia.com, Jumat (1/3).


Sebelumnya, Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Ritel (Aprindo) Roy Mandey mengatakan seluruh gerai ritel yang menjadi anggota asosiasi tersebut akan menerapkan plastik berbayar sebesar Rp200 per lembar. Kebijakan ini dilakukan guna mananggulangi peningkatan jumlah sampah plastik yang belakangan ini semakin parah.

Namun, arahan dari Aprindo, disebut Solihin, akan dikembalikan lagi ke masing-masing kesiapan manajemen perusahaan ritel. Artinya, belum semua perusahaan akan menerapkan kebijakan plastik berbayar pada 1 Maret 2019.

"Nah itu dipecah lagi, implementasi juga bergantung kesiapan masing-masing cabangnya. Jadi, bukan langsung serentak," tegas Solihin.


Ia memaparkan jumlah gerai Alfamart dan Alfamidi saat ini sebanyak 15 ribu toko. Sementara, sebelum menerapkan kebijakan plastik berbayar diperlukan penghitungan stok plastik agar bisa masuk sebagai daftar barang penjualan.

"Makanya, tidak bisa langsung sekaligus semua, ada proses masing-masing. Kalau cabang itu sudah siap ya bisa menjalankan, kalau belum selesaikan proses," terang Solihin.

Namun, ia belum bisa merinci toko ritel mana saja yang sudah menerapkan plastik berbayar. Sejauh ini, perusahaan sebenarnya masih menghitung stok plastik di seluruh gerai dan akan dikumpulkan pada pekan depan.


"Dari masukan-masukan penghitungan itu nanti kami evaluasi lagi," jelasnya.

Berdasarkan pantauan CNNIndonesia.com di salah gerai Alfamidi di kawasan Bekasi, pengunjung masih bisa membawa pulang kantong plastik dengan gratis. Karyawan yang enggan disebut namanya bilang belum mendapatkan perintah untuk memberlakukan plastik berbayar hari ini.

"Pas transaksi masih gratis kok," imbuh karyawan itu.


Walau begitu, perusahaan sudah menawarkan kantong belanja yang dijual dengan harga Rp3 ribu sampai Rp20 ribu untuk konsumen. Nantinya, kantong belanja itu bisa menjadi pengganti dari kantong plastik yang selama ini digunakan masyarakat dalam berbelanja di toko ritel.


(aud/bir)