Masyarakat yang Ingin Coba MRT Gratis, Bisa Daftar Hari Ini

CNN Indonesia | Selasa, 05/03/2019 11:50 WIB
Masyarakat yang Ingin Coba MRT Gratis, Bisa Daftar Hari Ini Ilustrasi. (Foto: CNN Indonesia/Safir Makki).
Jakarta, CNN Indonesia -- PT MRT Jakarta memulai registrasi uji coba publik mass rapid transportation (MRT) Selasa (5/3) ini. Dengan uji coba ini, masyarakat umum bisa menikmati MRT secara cuma-cuma pada 12-24 Maret 2019 mendatang.

Dalam proses registrasi uji coba tersebut, MRT Jakarta bekerja sama dengan Bukalapak. Artinya untuk registrasi, masyarakat harus membuat akun dahulu di e-commerce tersebut.

Mengutip laman resmi www.ayocobamrtj.com, masyarakat harus menuliskan secara jelas identitasnya dengan mencantumkan nomor ponsel dan e-mail saat melakukan registrasi. Kemudian, menunggu proses verifikasi untuk bisa melangkah ke proses selanjutnya.


Jika akun sudah terverifikasi, masyarakat bisa masuk ke halaman event di Bukalapak untuk mendaftar uji coba MRT. Di halaman ini, masyarakat lagi-lagi diminta untuk mengisi identitasnya untuk mendapatkan tiket gratis MRT.


Selanjutnya, pendaftaran itu akan dikonfirmasi terlebih dahulu sebelum masyarakat mendapatkan e-tiket yang bisa digunakan untuk naik MRT. Nantinya, petugas MRT akan meminta masyarakat untuk menunjukkan e-tiket yang bisa diakses melalui Bukalapak sebelum masuk ke lokasi.

Tak sampai di situ, pihak MRT Jakarta mengingatkan masyarakat agar mau antre di belakang garis aman dan di dalam garis antrian yang sudah ditetapkan oleh petugas MRT. Masyarakat sebaiknya juga tidak egois ketika pintu MRT mulai terbuka.

Sebelum masuk, mereka diminta mendahulukan penumpang yang akan turun. Terakhir, MRT Jakarta meminta warga mematuhi seluruh petunjuk dan arahan dari petugas agar perjalanan sesuai dengan yang direncanakan dan nyaman.

[Gambas:Video CNN]

Sebelumnya, Direktur Utama MRT Jakarta William Sabandar mengatakan masyarakat maksimal melakukan pemesanan tiket satu hari sebelum keberangkatan. Masyarakat umum bisa dengan bebas memilih waktu perjalanan, hingga memilih stasiun untuk naik dan turun.

"Tapi kalau memang calon penumpang tidak mendapatkan waktu keberangkatan yang sesuai dengan keinginan, nanti pihak MRT Jakarta merekomendasikan ke waktu lain yang masih kosong," ucap William belum lama ini.

Ia menargetkan jumlah masyarakat yang melakukan uji coba hingga 24 Maret 2019 sebanyak 285 ribu orang. Pada 12 Maret 2019, jumlah maksimal masyarakat yang bisa mencoba MRT hanya 4 ribu.

"Jadi bertahap, besoknya akan semakin tinggi jumlah maksimalnya hingga hari terakhir mencapai 285 ribu," pungkas William.

(aud/agt)