Pertama, sebesar US$730 juta berasal dari penerbitan saham baru atau right issue yang sepenuhnya dijamin oleh keluarga Riady. Sedangkan sumber kedua sebesar US$280 juta, berasal dari rencana divestasi aset.
Lippo menyatakan berkaitan dengan divestasi ini, mereka pada 10 Januari 2019 telah mengumumkan penjualan saham pada dua usaha patungan mereka di Myanmar. Penjualan pertama, dilakukan atas saham di Yoma Siloam Hospital Pun Hlaing Limited sebesar 40 persen.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lippo Karawaci menyatakan dana tersebut akan digunakan untuk tiga keperluan. Salah satunya, pembayaran sebagian kewajiban utang untuk memperbaiki profil jatuh tempo utang perusahaan tersebut.
Dana juga akan digunakan untuk melanjutkan investasi dalam proyek yang sedang berjalan. LPKR menyatakan dalam tiga tahun ini mereka akan mengembangkan delapan proyek utama; Holland Village, Milleinium Village, Monaco Bay Residences, St Moritz Makassar, Perkantoran Kemang, Embarcadero, Perkantoran Lippo Thamrin dan Holland Village Manado.
Total biaya yang diperlukan untuk menyelesaikan proyek tersebut diperkirakan mencapai US$275 juta.
[Gambas:Video CNN]