Direktur Jenderal Anggaran (Dirjen Anggaran) Kementerian Keuangan Askolani mengatakan anggaran digelontorkan dalam beberapa tahap. Pertama, sebesar Rp465,71 miliar untuk persiapan awal pelaksanaan pemilu.
Anggaran tersebut sudah digelontorkan pada 2017 lalu. "Kemudian kedua pada 2018 (alokasi) mencapai Rp9,33 triliun. Ketiga, di 2019 ini, kami sudah menganggarkan sampai Rp15,79 triliun. Jadi, totalnya dalam 3 tahun itu kita menyiapkan anggaran sebanyak Rp25,59 triliun," katanya seperti dikutip dari website Sekretariat Kabinet, Rabu (27/3).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Jokowi Resmi Naikkan Gaji PNS |
Selain anggaran penyelenggaraan Pemilu sebesar Rp25,6 triliun, pemerintah juga mengalokasikan anggaran untuk pengawasan sebesar Rp4,85 triliun. Anggaran pengawasan tersebut naik dibanding 2014 yang hanya sebesar Rp3,67 triliun.
Pemerintah juga mengalokasikan anggaran untuk keamanan penyelenggaraan Pemilu 2019 yang totalnya Rp3,29 triliun naik dibanding 2014 yang hanya Rp1,7 triliun.
Selain itu, KPU juga bisa memangkas biaya pemuktahiran data pemilih karena hanya perlu dilakukan sebanyak satu kali pada awal persiapan pemilu.
[Gambas:Video CNN] (agt)