Rencananya, penurunan ini bisa langsung dilakukan hanya dalam jangka waktu 100 hari pertama saat bekerja sebagai kepala negara.
Dengan kata lain, sebanyak 21 juta rumah tangga pengguna listrik dengan daya 900 VA Rumah Tangga Mampu (RTM) akan menikmati penurunan tarif jika Prabowo berkuasa nantinya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi yang itu diturunkan saja, agar mereka mampu untuk membayar listrik. Kurang lebih begitu," ujar Anthony, Rabu (10/4).
Artinya, pelanggan listrik golongan tarif 900 VA-RTM nanti bisa mendapatkan pemangkasan tarif mencapai setengahnya.
Pada tahap awal, lanjut Anthony, penurunan tarif akan dilakukan dengan memberikan subsidi kepada PLN. Namun dalam jangka panjang, pemerintahan Prabowo nanti akan meninjau ruang efisiensi yang bisa dilakukan PLN.
"Setidaknya kami akan kembalikan tarif ke awal pemerintahan yang sekarang lah. Konsekuensinya mungkin PLN rugi, tapi tentu harus diberikan subsidi. Tapi kemudian harus dilihat bagaimana PLN bisa efisien sehingga subsidinya bisa dikurangi," papar dia.
Ia menambahkan penurunan tarif listrik adalah perkara yang mudah, mengingat itu murni keputusan politis (political will). "Ya kalau itu (lakukan dalam 100 hari) itu gampang saja sih," papar dia.
[Gambas:Video CNN] (glh/lav)