IHSG Kekurangan Tenaga untuk Menguat

CNN Indonesia | Kamis, 11/04/2019 06:26 WIB
IHSG Kekurangan Tenaga untuk Menguat Ilustrasi IHSG. (CNN Indonesia/Hesti Rika)
Jakarta, CNN Indonesia -- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan akan melemah Kamis (11/4) ini. Dari sisi teknikal, indeks sedang berada dalam tren pelemahan untuk jangka menengah.

Analis Reliance Sekuritas Lanjar Nafi Taulat Ibrahimsyah mengatakan pasar saham Indonesia masih bergerak di area konsolidasi. Makanya, sulit bagi IHSG untuk menguat usai koreksi kemarin.

"Kami prediksikan IHSG masih bergerak tertekan dengan support resistance 6.420-6.500," kata Lanjar seperti dikutip dari risetnya, Kamis (11/4).


Walau begitu, pelaku pasar tetap bisa melakukan transaksi terhadap beberapa saham, seperti PT Gudang Garam Tbk (GGRM), PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN), PT Adaro Energy Tbk (ADRO, dan PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk (TKIM).


Analis Artha Sekuritas Juan Harahap melihat volume perdagangan IHSG hari ini akan semakin kecil. Kondisi tersebut akan membuat indeks kurang bertenaga sepanjang hari ini.

"Dari global sendiri hubungan China dan Amerika Serikat (AS) kembali memanas, ini juga jadi perhatian pasar," kata Juan melalui risetnya.

Melihat sentimen tersebut, Juan memprediksi IHSG hari ini akan bergerak dalam rentang support 6.443 sampai 6.461. Sementara, level resistance nya diprediksi di angka 6.492 sampai 6.505.

Sama seperti William, Juan tetap memberikan rekomendasi saham yang bisa dibeli oleh pelaku pasar, yaitu PT Surya Citra Media Tbk (SCMA), PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA), dan PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP).

[Gambas:Video CNN]

Pada perdagangan terakhirnya kemarin, IHSG ditutup melemah tipis 0,09 persen atau 6,02 poin ke level 6.478. Menariknya, pelaku pasar asing masih saja mencatatkan beli bersih (net buy) di all market sebesar Rp342,7 miliar.

Dari bursa global, khususnya pergerakan bursa saham Wall Street berbanding terbalik dengan IHSG. Tiga indeks utamanya tercatat menguat, yakni Dow Jones 0,03 persen, S&P500 0,35 persen, dan Nasdaq Composite 0,69 persen. (aud/agt)