Diskon Pilpres 2019 Bidik Transaksi Ritel Tumbuh 10 Persen

CNN Indonesia | Selasa, 16/04/2019 10:22 WIB
Diskon Pilpres 2019 Bidik Transaksi Ritel Tumbuh 10 Persen Ilustrasi ritel. (CNN Indonesia/Hesti Rika).
Jakarta, CNN Indonesia -- Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) menargetkan pesta diskon yang digelar saat pemilihan presiden (pilpres) dan pemilihan legislatif (pileg) pada 17 April 2019 mendatang dapat meningkatkan transaksi ritel 5-10 persen dibandingkan hari-hari biasanya.

Ketua Umum Aprindo Roy Mandey mengungkapkan pengusaha ritel beberapa tahun belakangan ini konsisten memberikan diskon kepada masyarakat usai mencoblos. Syaratnya cukup mudah, hanya menunjukkan jari tangan yang ditandai dengan tinta ungu.

"Intinya, kami dorong masyarakat setelah mencoblos, mereka kan libur. Nah pasti akan kuliner bareng-bareng, kami kasih diskon," ujarnya kepada CNNIndonesia.com, Selasa (16/4).

Roy mengklaim upaya yang dilakukan pengusaha ritel cukup ampuh. Dengan iming-iming diskon, setidaknya sejumlah masyarakat berpikir ulang untuk tidak berpartisipasi atawa golput.


"Diskon bervariasi, yang bisa dapat hanya mereka yang kelingking atau jarinya ada tinta nya," imbuh dia.

Hitung-hitungannya, rata-rata peningkatan transaksi di rentang 5-10 persen, khususnya untuk ritel di sektor food and baverage (f&b). Kenaikannya diakui tidak besar karena tak pernah bisa lebih dari 10 persen.

"Memang tidak signifikan. Tapi kan tujuan utamanya dukung pemerintah. Pengusaha tidak diam saja nih," tegas Roy.

Meski begitu, pertumbuhan transaksi dalam satu hari itu lumayan membantu kinerja ritel ke depannya. Tahun ini, Roy menargetkan pertumbuhan industri ritel mencapai 10-12 persen.


"Kami berharap biasanya dalam masa pilpres konsumsi meningkat," jelasnya.

Sekadar informasi, beberapa gerai ritel yang menggelar diskon usai pencoblosan, di antaranya Alfamart, Sogo, Ace Hardware, Bakerzin, Kinokuniya, J.Co, Roppan, dan Farmers Market. Diskon yang ditawarkan pun hingga 50 persen.


(aud/bir)