Pengumuman tersebut dibuat setelah sebelumnya Malaysia sepakat untuk melanjutkan proyek kereta sepanjang 640 kilometer yang juga didanai dengan pinjaman China.
Dalam pernyataan yang dikeluarkan oleh Kantor Perdana Menteri Mahathir Mohamad akhir pekan ini, keputusan kelanjutan proyek diambil dengan pertimbangan; proyek akan menarik lembaga keuangan dan perusahaan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meskipun akan kembali dilanjutkan, ada beberapa perubahan yang akan dilakukan pada proyek tersebut. Salah satu perubahan akan dilakukan pada rencana pembangunan 10 ribu unit perumahan murah dan taman rakyat.
Sebagai informasi, pembangunan proyek transportasi dan properti China di Malaysia ini sebenarnya sudah diluncurkan sejak 2011 lalu atau ketika Malaysia dipimpin oleh Najib Razak. Tapi, pada 2017 lalu, proyek dihentikan karena ada perselisihan soal mekanisme pembayarannya.