Inalum Perkuat SDM Melalui Pelatihan Kepemimpinan Global

Inalum, CNN Indonesia | Selasa, 23/04/2019 18:44 WIB
Inalum Perkuat SDM Melalui Pelatihan Kepemimpinan Global Induk industri tambang yang dipimpin PT Inalum (Persero) meresmikan program kepemimpinan yang disebut Mining Industry Holding Emerging Leaders Development Program (Inalum)
Jakarta, CNN Indonesia -- Induk industri tambang yang dipimpin PT Inalum (Persero) meresmikan program kepemimpinan yang disebut Mining Industry Holding Emerging Leaders Development Program (MIH ELDP).

Program itu juga digelar bersama dengan perusahaan tambang lainnya PT Antam Tbk; PT Bukit Asam Tbk; dan PT Timah Tbk pada Senin (22/4).

Program ini diikuti oleh 50 orang terpilih dari keempat perusahaan setelah melalui proses seleksi. Acara peluncuran program ini dilakukan oleh Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro dan Sekretaris Kementerian BUMN Imam A. Putro, didampingi Komisaris Utama PT Inalum Fajar Harry Sampurno, Direktur Utama PT Inalum Budi G. Sadikin.


"Mandat ke-tiga yang diberikan oleh pemerintah kepada Holding Industri Pertambangan adalah menjadi perusahaan kelas dunia. Salah satu upaya yang kami lakukan adalah dengan menyiapkan sumber daya manusia kelas dunia, yang memiliki integritas dan mampu membawa perusahaan untuk bersaing di kancah dunia," kata Budi dalam keterangannya.


Seluruh peserta MIH ELDP di jajaran manajemen ini akan mengikuti serangkaian pelatihan di Darden School of Business-University of Virginia dan The Wharton School-University of Pennsylvania hingga penugasan di berbagai perusahaan global. Keseluruhan Program pelatihan ini akan memakan waktu selama 9-14 bulan dengan dukungan sejumlah mentor baik dari dalam maupun luar perusahaan.

Direktur Layanan Strategis PT Inalum yang juga sebagai Direktur Program MIH ELDP, Ogi Prastomiyono mengatakan SDM yang mumpuni dan teknologi diperlukan untuk mengolah kekayaan mineral Indonesia, yang tak dimiliki negara lain.

"Program ini dirancang untuk mencetak para talent kami menjadi pemimpin masa depan, khususnya di industri tambang," katanya.

Sebanyak 50 orang telah terseleksi dan akan diikutkan dalam Program Emerging Leaders Development di pelbagai universitas ternama di luar negeri. Program tersebut diharapkan dapat meningkatkan ketangkasan, kompetensi komunikasi sehingga dapat berguna bagi karyawan maupun perusahaan di masa mendatang. (asa)