Penyaluran tersebut tidak sesuai target perusahaan yakni 965 BBTUD. Bahkan, angka penyaluran tersebut menurun dibanding total distribusi gas tahun lalu yang 962 BBTUD.
Lihat juga:PGN Rombak Jajaran Direksi |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kemudian, pasokan gas dari Blok Corridor yang dikelola ConocoPhillips Grissik Ltd juga mengalami gangguan lantaran ada pemeliharaan selama sepekan. "Jadi memang akibat kendala sisi hulu, kinerja kuartal I ada penurunan," jelas Danny, Jumat (26/4).
"Kami harap target 965 BBTUD sesuai dengan Rencana Kerja Anggaran Perusahaan (RKAP) bisa sesuai dengan target," papar dia.
Sementara itu, Direktur Utama PGN Gigih Prakoso mengatakan sudah didekati Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Migas (SKK Migas) untuk menyalurkan produksi dari Blok Sakakemang yang dioperatori oleh Repsol. Blok ini diharapkan mulai berproduksi tiga tahun lagi.
[Gambas:Video CNN]
"Kami harap jika ini sudah dapat dari Sakakemang, nanti bisa me-back up pasokan dari Blok Corridor yang dikelola oleh ConocoPhillips," jelasnya.
Sementara itu, mengutip laporan keuangan perusahaan, volume distribusi gas PGN sepanjang 2018 tercatat 962 BBTUD atau meningkat 8 persen dari tahun sebelumnya 894 BBTUD. Hal itu berimbas pada laba operasional sebesar US$645 juta, atau meningkat dibanding 2017 US$515 juta.
(glh/agt)