BCA dan BRI Tutup Kantor Cabang Dekat Kantor Bawaslu

CNN Indonesia | Rabu, 22/05/2019 10:02 WIB
BCA dan BRI Tutup Kantor Cabang Dekat Kantor Bawaslu Ilustrasi. (Adhi Wicaksono).
Jakarta, CNN Indonesia -- PT Bank Central Asia Tbk dan PT Bank Rakyat Indonesa (Persero) Tbk menutup sejumlah kantor cabang yang berada di sekitar kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) pada Rabu (22/5). Hal itu merespons aksi demonstrasi yang berujung kerusuhan pada Selasa (22/5) malam hingga Rabu (23/5) dini hari.

Direktur BCA Santoso Liem mengatakan jumlah kantor cabang yang ditutup hari ini sebanyak 11 kantor, angka itu terdiri dari 10 kantor cabang pembantu (KCP) dan satu kantor cabang utama (KCU).

"Secara Umum beroperasi normal, namun ada beberapa lokasi kantor yang tidak bisa di akses oleh karyawan sehingga beberapa lokasi terpaksa tutup," ungkap Santoso kepada CNNIndonesia.com, Rabu (22/5).


Ia merinci kantor cabang pembantu yang ditutup, di antaranya berada di Menteng, Kebon Sirih, Sabang, KS Tubun, Tanah Abang Blok A, Tanah Abang Blok B, Regional Tanah Abang, Tanah Abang Zona 3, Pasar Tanah Abang, dan Metro Tanah Abang. Sementara itu, satu kantor cabang utama yang ditutup berlokasi di Jalan Wahid Hasyim.


"Intinya di sekitar Tanah Abang dan lokasi Bawaslu," imbuhnya.

Dengan demikian, seluruh karyawan yang bertugas di kantor cabang pembantu dan kantor cabang utama tersebut dialihkan ke kantor cabang lainnya. Kendati begitu, Santoso memastikan pelayanan ke masyarakat tetap berjalan normal.

"Sejauh ini kanal-kanal elektronik berjalan normal sehingga bisa membantu nasabah tetap menjalankan aktivitasnya," ucap Santoso.

Direktur Jaringan dan Layanan BRI Osbal Saragih menyatakan kantor cabang yang berada di Tanah Abang dan Petamburan tak beroperasi sepanjang hari ini. Perusahaan pelat merah ini mengalihkan operasional ke kantor cabang lain.


"Melihat situasi masa tadi pagi kami memutuskan layanan di beberapa kantor BRI ditutup dan dialihkan ke lokasi yang relatif aman," kata Osbal.

Di sisi lain, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk tetap membuka seluruh kantor cabangnya di Jakarta. Direktur Keuangan Pandji Irawan menyatakan operasional tiap cabang masih berjalan normal.

Namun begitu, Badan Usaha Milik Negara (BUMN) ini akan memantau perkembangan yang terjadi di lapangan. Operasional kantor, kata Pandji akan bersifat fleksibel.

"Operasional kami akan dinamis menyesuaikan dengan situasi," tutur Pandji.


Hal yang sama juga dilakukan oleh PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. Wakil Direktur Utama BNI Herry Sidharta berujar semua kantor cabang masih beroperasi dengan normal.

"Kami selalu koordinasi dengan apgakum (aparatur penegak hukum) dan disarankan tetap melakukan aktivitas seperti biasa," pungkas Herry. (aud/lav)