Perdagangan IHSG Akhir Pekan Ditutup di Zona Merah

CNN Indonesia | Jumat, 14/06/2019 16:37 WIB
Perdagangan IHSG Akhir Pekan Ditutup di Zona Merah Ilustrasi IHSG. (CNN Indonesia/Hesti Rika)
Jakarta, CNN Indonesia -- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSGditutup melemah 0,36 persen atau 22,81 poin pada Jumat (14/6), di level 6.250. 

RTI Infokom mencatat investor membukukan transaksi sebesar Rp6,97 triliun dengan volume 15,15 miliar saham pada perdagangan akhir pekan ini. Sementara itu, pelaku pasar asing tercatat jual bersih atau net sell di all market sebesar Rp64,04 miliar.

Pada penutupan kali ini, 175 saham bergerak menguat, sedangkan 229 turun, dan 127 lainnya tidak bergerak. Kemudian, delapan dari 10 indeks sektoral melemah, khususnya sektor properti yang turun 1,48 persen.


Di sisi lain, nilai tukar rupiah pada pukul 16.08 WIB melemah 0,32 persen di level Rp14.325 per dolar AS. Sejak pagi hingga sore ini, rupiah bergerak dalam rentang Rp14.275-Rp14.325 per dolar AS.


Dari Asia, mayoritas indeks saham bergerak melemah. Kondisi itu ditunjukkan oleh indeks Nikkei225 di Jepang naik 0,4 persen, indeks Kospi di Korsel turun 0,37 persen, dan indeks Hang Seng di Hong Kong turun 0,65 persen.

Sore ini, mayoritas indeks saham di Eropa bergerak melemah sejak dibuka tadi siang. Indeks FTSE100 di Inggris turun 0,31 persen, indeks DAX di Jerman bergerak turun 0,62 persen, dan indeks CAC All-Tredable di Perancis turun 0,27 persen.

Analis Valbury Sekuritas Indonesia Suryo Narpati mengatakan koreksi pasar saham hari ini dipengaruhi oleh sentimen politik dalam negeri, terutama sidang sengketa pemilihan presiden (pilpres) 2019 di Gedung Mahkamah Konstitusi (MK).

"Ada pengaruh (dari sidang sengketa di MK) karena kejelasan kasus dan ketegasan aparat dalam menyelesaikan kasus ini dipantau oleh pelaku pasar asing," ungkap Suryo kepada CNNIndonesia.com, Jumat (14/6).

[Gambas:Video CNN]

Seperti diketahui, hari ini MK menggelar sidang perdana sengketa Perselisihan hasil pilpres. Sengketa ini dilaporkan oleh kubu Prabowo Subianto-Sandiaga Uno sebagai pihak yang tak terima atas hasil hitungan rekapitulasi suara secara manual oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Sementara, Analis Mega Capital Sekuritas Adrian M Priyatna mengatakan sidang sengketa di MK tak mempengaruhi IHSG lantaran suasana sidang cukup kondusif. Ia menyatakan pelemahan ini disebabkan faktor global.

"Saya rasa lebih ke sentimen regional, bursa Hong Kong dan Shanghai kebetulan saat ini juga merah," pungkas Adrian.
(aud/agt)


BACA JUGA