Perang Dagang, Trump dan Xi Jinping akan Bertemu di G20

CNN Indonesia | Rabu, 19/06/2019 15:16 WIB
Perang Dagang, Trump dan Xi Jinping akan Bertemu di G20 Presiden AS Xi Jinping dan Presiden China Xi Jinping saat bertemu beberapa waktu lalu. (REUTERS/Damir Sagolj)
Jakarta, CNN Indonesia -- Presiden Amerika Serikat (ASDonald Trump memastikan bahwa ia akan bertemu dengan Presiden China Xi Jinping untuk membahas hubungan dagang dua negara dalam KTT G20 yang akan digelar di Jepang Pekan depan. Kepastian tersebut ia sampaikan melalui akun twitternya setelah ia melakukan percakapan dengan Presiden Xi.

Kepastian tersebut menghidupkan kembali harapan damai atas perang dagang yang sedang berlangsung antara dua negara.

"(Saya) telah melakukan percakapan telepon yang sangat baik dengan Presiden Xi dari China. Kami akan mengadakan pertemuan diperpanjang minggu depan di G20 di Jepang," kata Trump dalam posting di Twitter seperti dikutip dari Reuters. Selasa (19/6).


Trump mengatakan tim dari baik AS dan China saat ini tengah membuat persiapan dan bertemu sebelum ia dan Presiden Xi bertemu. Selain dari Trump, kepastian soal pertemuan tersebut juga diberikan oleh china.


Sayang, pejabat Gedung Putih menolak untuk menjelaskan secara terperinci persiapan atau hasil yang diharapkan dari pertemuan Trump dengan Xi Jinping di Jepang.

Tapi mereka menegaskan kedua belah pihak menegaskan kembali posisi yang telah lama dipegang; pejabat AS menyerukan perubahan struktural dalam ekonomi Tiongkok serta bagaimana Beijing memperlakukan bisnis AS. Sementara itu China menyerukan dialog dalam menyelesaikan perselisihan dagang, bukan tarif mahal.

AS dan China sejak pertengahan 2018 lalu berselisih dagang. Sejak awal 2019 lalu, mereka berupaya untuk menyelesaikan konflik tersebut.

Namun, bulan lalu upaya tersebut menemui jalan buntu. Trump menuduh China tidak mempunyai itikad baik untuk menyelesaikan konflik dagang tersebut.

Atas dasar itulah, Trump memberlakukan kenaikan tarif pada produk China senilai US$ 200 miliar menjadi 25 persen dan mengancam untuk mengenakan tarif tambahan kepada produk China senilai US$300 miliar.


Presiden Trump menyatakan siap memberlakukan tarif baru pada produk dari China jika tak dapat membuat kemajuan dalam pembicaraan perdagangan dengan Presiden Xi Jinping pada Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20.

Tak mau kalah, China menyatakan akan merespons 'serangan' AS tersebut. "China tidak ingin berperang, tetapi kami tidak takut berperang. Jika Amerika Serikat hanya ingin meningkatkan friksi perdagangan, kami akan dengan tegas menanggapi dan berjuang sampai akhir," ujar Juru bicara Kementerian Luar Negeri China Geng Shuang seperti dikutip dari Reuters,Selasa (11/6).


[Gambas:Video CNN] (Reuters/agt)