Penumpang KAI Melonjak 9,2 Persen Selama Lebaran

CNN Indonesia | Rabu, 19/06/2019 14:45 WIB
Penumpang KAI Melonjak 9,2 Persen Selama Lebaran Ilustrasi masyarakat yang mudik dengan kereta api. (CNN Indonesia/Gloria Safira Taylor)
Jakarta, CNN Indonesia -- PT Kereta Api Indonesia (Persero) mengungkapkan penumpang kereta api selama masa angkutan Lebaran 2019 melonjak 9,2 persen dari 6,23 penumpang di 2018 menjadi 6,81 juta orang. Sebagai informasi, masa angkutan Lebaran 2019 tercatat selama 22 hari, terhitung mulai Minggu (26/5) atau H-10 hingga Minggu (16/6) atau H+10.

Direktur Utama KAI Edi Sukmoro mengatakan pertumbuhan itu melebihi target perseroan yang hanya sebesar 5,6 persen. Kenaikan ini juga melebihi peningkatan penumpang tahun sebelumnya yang sebesar 6,6 persen.

"KAI berhasil melampaui target volume angkutan Lebaran 2019 yaitu 5,6 persen sebanyak 6,44 juta penumpang," katanya, Rabu (19/6).


Ia menuturkan kenaikan penumpang kereta api pada Lebaran kali ini disumbang oleh berbagai faktor. Salah satunya, tambahan operasional kereta api baru yang tidak didapati pada angkutan Lebaran 2018, seperti KA Prabujaya, Joglosemarkerto, Galunggung, Dolok Martimbang, Pangraro 2, dan Ciremai 2.


Selain itu, KAI juga menambah perjalanan kereta regular dan tambahan sebanyak 416 kereta yang terdiri dari 356 kereta reguler dan 60 kereta tambahan. Ia menyebut penambahan ini lebih tinggi 5,8 persen dari tahun lalu.

Selain tambahan sarana kereta api, ia menyatakan peningkatan jumlah penumpang juga terjadi akibat kenaikan harga tiket pesawat. Kenaikan tersebut telah membuat masyarakat yang biasanya menggunakan pesawat untuk mudik mengalihkan pilihannya ke kereta.  

"Tentunya ada, hanya saja keterbatasan KAI adalah one man one seat, jadi tidak bisa dipaksakan mereka naik KAI semua dan berdiri. Kalau dampaknya (kenaikan tiket) ada," tuturnya.

Selain itu, lonjakan penumpang kereta api tahun ini juga disumbang oleh meningkatnya program mudik gratis yang diselenggarakan oleh perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) maupun swasta. Tercatat, penumpang mudik gratis meningkat 23,5 persen dari 160.860 orang pada 2018 menjadi 198.968 di 2019.

KAI mencatat penumpang pada puncak arus mudik yang jatuh pada H-4 mencapai 293.181 orang. Sedangkan penumpang pada puncak arus balik yang jatuh pada H+2 sebanyak 401.930 orang.

[Gambas:Video CNN]

(ulf/agt)