Pembebasan Lahan LRT Jabodebek Rampung Akhir Juli 2019

CNN Indonesia | Rabu, 03/07/2019 10:28 WIB
Pembebasan Lahan LRT Jabodebek Rampung Akhir Juli 2019 Ilustrasi LRT Jabodebek. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono).
Jakarta, CNN Indonesia -- Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menargetkan seluruh pembebasan lahan untuk light rail transit (LRT) Jakarta-Bogor-Depok-Bekasi (Jabodebek) rampung bulan ini, termasuk lahan depo LRT di Bekasi dan stasiun di Cibubur.

Direktur Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan Zulkifli mengatakan proses pembebasan lahan masih terus berlangsung. Hal ini, menurut dia, lantaran sebagian lahan dimiliki oleh pihak swasta atau perorangan.

"Saya update masalah lahan saja, kami target akhir Juli bisa selesai. Masalahnya sedang proses saja, kan ada penggarap juga di situ," ucap Zulkifli usai rapat koordinasi terkait LRT di Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman, Selasa (2/7).



Secara terpisah, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sofyan Djalil menjelaskan terdapat beberapa persoalan yang dihadapi pemerintah di lapangan dalam proses pembebasan lahan. Ia mencontohkan permasalahan seperti tanah warisan keluarga hingga dokumen identitas lahan tersebut.

"Biasalah kalau lahan untuk kepentingan publik kan ada dokumen yang tidak cukup, verifikasi Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP)," terang dia.

Namun, ia juga memastikan bahwa pembebasan lahan bakal rampung akhir bulan ini atau sesuai jadwal yang direncanakan sebelumnya. Sofyan mengklaim proses pembebasan lahan saat ini sudah mencapai 70 persen.

Sementara itu, Direktur Utama PT Adhi Karya (Persero) Tbk Budi Harto mengatakan proses konstruksi LRT Jabedebek keseluruhan baru sebesar 63,12 persen. Hal ini terdiri dari tiga trase.


Ia merinci, proses konstruksi trase Cawang-Cibubur sebesar 82,77 persen, Cawang-Kuningan-Dukuh Atas 52,06 persen, dan Cawang-Bekasi Timur 57,11 persen.

"Tapi kami sekarang fokusnya pembebasan lahan. Ini sudah hampir selesai, tinggal pembebasan tanah di depo saja," ujar Budi.

Ia menargetkan LRT Jabedebek seluruh trase bakal beroperasi serempak pada awal 2021 mendatang. Namun, pihaknya akan melakukan uji coba terlebih dahulu pada tahun depan.
[Gambas:Video CNN]

(aud/agi)