Cadangan Devisa Juni Naik Jadi US$123,8 Miliar

CNN Indonesia | Jumat, 05/07/2019 10:49 WIB
Cadangan Devisa Juni Naik Jadi US$123,8 Miliar Ilustrasi devisa. (CNN Indonesia/Safir Makki)
Jakarta, CNN Indonesia -- Bank Indonesia (BI) mencatat cadangan devisa Indonesia pada akhir Juni kemarin mencapai US$123,8 miliar. Cadangan tersebut naik dibandingkan posisi akhir Mei yang hanya US$120,3 miliar.

BI dalam keterangan yang disampaikan oleh Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Onny Widjanarko mengatakan peningkatan cadangan devisa tersebut banyak dipengaruhi oleh penerimaan sektor minyak dan gas bumi serta valas lainnya.


Peningkatan juga didorong oleh penarikan utang luar negeri pemerintah. "Bank Indonesia memandang cadangan devisa tetap memadai dengan didukung stabilitas dan prospek ekonomi yang tetap baik," katanya seperti dikutip dalam pernyataan tersebut, Jumat (5/7).


Onny menambahkan cadangan devisa yang dimiliki Indonesia tersebut setara dengan 7,1 bulan impor atau 6,8 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah.

Cadangan devisa tersebut juga masih berada di atas standar kecukupan internasional sekitar tiga bulan impor.

"Dengan kondisi tersebut, BI menilai cadangan devisa mampu mendukung ketahanan sektor eksternal serta menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan," katanya.

[Gambas:Video CNN]


(agt/agt)