BI dalam keterangan yang disampaikan oleh Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Onny Widjanarko mengatakan peningkatan cadangan devisa tersebut banyak dipengaruhi oleh penerimaan sektor minyak dan gas bumi serta valas lainnya.
Peningkatan juga didorong oleh penarikan utang luar negeri pemerintah. "Bank Indonesia memandang cadangan devisa tetap memadai dengan didukung stabilitas dan prospek ekonomi yang tetap baik," katanya seperti dikutip dalam pernyataan tersebut, Jumat (5/7).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Cadangan devisa tersebut juga masih berada di atas standar kecukupan internasional sekitar tiga bulan impor.
[Gambas:Video CNN]
(agt/agt)