Awali Pekan Kedua Juli, Tiga Emiten Catatkan Saham di Bursa

CNN Indonesia | Senin, 08/07/2019 09:26 WIB
Awali Pekan Kedua Juli, Tiga Emiten Catatkan Saham di Bursa Ilustrasi. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia -- Tiga perusahaan resmi mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI) secara bersama-sama pada Senin (8/7). Mereka adalah PT MNC Vision Networks Tbk, PT Envy Technologies Indonesia Tbk, dan PT Berkah Prima Perkasa Tbk.

Pada pembukaan perdagangan perdanannya, ketiga saham ketiga perusahaan tersebut bergerak bervariasi. Untuk Berkah Prima Perkasa, saham naik signifikan 69,23 persen ke level Rp220.

Untuk Envy Technologies Indonesia, saham menguat 35,14 persen ke level Rp500. Tapi, untuk MNC Vision Networks saham justru turun 1,67 persen ke level Rp236.


MNC Vision Networks melempar saham ke publik sebanyak 3,52 miliar saham atau 10 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh selama masa penawaran umum saham perdana (Initial Public Offering/IPO).


Emiten berkode IPTV ini menetapkan harga di level Rp240 per saham saat proses penawaran umum. Dari aksi korporasi tersebut, perusahaan mengantongi dana segar sebesar Rp845 miliar.

Direktur Utama MNC Vision Networks Ade Tjendra mengatakan dana itu akan digunakan untuk pengembangan usaha, produksi konten original, dan modal kerja. Ia berharap perusahaannya dapat menguasai pasar tv berbayar di Indonesia.

"Perusahaan percaya akan mempertahankan kepemimpinannya di pasar tv berbayar, fixed broadband dan OTT karena layanan kami mencakup seluruh spektrum layanan tv berbayar konvensional dan digital," kata Ade.

Sementara, Envy Technologies Indonesia melepas 600 juta saham ke publik atau setara 33,33 persen dari modal ditempatkan dan disetor perusahaan. Dalam masa penawaran umum, perusahaan menetapkan harga saham sebesar Rp370 per saham.

Dengan demikian, emiten berkode ENVY ini mengantongi dana segar sebesar Rp222 miliar. Manajemen berencana memanfaatkan dana tersebut untuk kegiatan usaha sistem integrasi informatika, sistem integrasi telekomunikasi, penelitian dan pengembangan usaha, serta pembayaran utang.

[Gambas:Video CNN]

"Perusahaan tahun ini membidik penguatan posisi sebagai penyelenggara layanan jasa keamanan informasi digital, pengembangan eksponensial big data, dan layanan digital sektor keuangan," kata Direktur Utama Envy Technologies Indonesia Mohd Sopiyan.

Selanjutnya, Berkah Prima Perkasa menawarkan 168 juta saham dengan harga Rp130 per saham. Dengan aksi korporasi di pasar modal, perusahaan meraih dana Rp21,84 miliar saham.

Direktur Utama Berkah Berkah Prima Perkasa Herman Tansri mengatakan pihaknya akan memakai dana hasil IPO untuk memperkuat permodalan untuk mengembangkan lini bisnis baru. Ia berkomitmen terus menerapkan tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance/GCG).

"Menjadi pertama dan satu-satunya perusahaan tinta yang tercatat di BEI menambah daftar panjang prestasi kami. Kepercayaan masyarakat pada kami akan menambah semangat untuk terus berinovasi," pungkasnya.

(aud/agt)