Erdogan 'Pede' Bank Sentral Turki Pangkas Suku Bunga Drastis

CNN Indonesia | Senin, 15/07/2019 09:22 WIB
Erdogan 'Pede' Bank Sentral Turki Pangkas Suku Bunga Drastis Presiden Turki Tayyip Erdogan mengatakan bank sentral akan melakukan pemangkasan suku bunga secara serius. (REUTERS/Umit Bektas).
Jakarta, CNN Indonesia -- Presiden Turki Tayyip Erdogan mengatakan bank sentral akan melakukan pemangkasan suku bunga secara serius dari level saat ini 24 persen.

Hal itu diungkapkan lembaga penyiaran Haberturk seperti dikutip Reuters. Pengumuman dilakukan sepekan setelah Erdogan mengganti gubernur bank sentral Turki.

Menurut Laporan Haberturk, Erdogan mengungkapkan Turki berencana untuk mengurangi inflasi sebanyak lebih dari 15 persen menjadi satu digit pada akhir 2019. Ia juga mengaku memiliki target suku bunga yang lebih rendah selama periode waktu tersebut.


Suku bunga acuan Turki melonjak hingga menjadi 24 persen pada September 2018 lalu. Peningkatan dilakukan untuk membendung pelemahan mata uang Lira yang sangat drastis. Sejak saat itu, bank sentral membiarkan level suku bunga tidak berubah hingga hari ini. Alasannya, ekonomi Turki jatuh ke dalam resesi, sehingga dibutuhkan pengaman untuk mencegah kerugian baru dalam nilai tukar mata uang.


Ekonom mengharapkan bank sentral Turki di bawah kepemimpinan gubernur baru Murat Uysal, akan memangkas suku bunga hingga 200 basispoin pada pertemuan penetapan suku bunga berikutnya, 25 Juli 2019 mendatang.

"Kami memiliki target tertentu soal suku bunga sampai akhir tahun ini. Kami akan mencapainya juga. Kami akan menurunkan bunga acuan secara serius. Setelah itu, masyarakat akan melihat inflasi berkurang signifikan," ungkap Erdogan dalam laporan Haberturk yang dikutip Reuters, Senin (15/7).

Pekan lalu, Erdogan mengaku telah memecat gubernur bank sentral Turki sebelumnya, Murat Cetinkaya, karena gagal mengikuti instruksi presiden terkait suku bunga. Erdogan juga menilai Cetinkaya belum memenuhi perannya dengan baik saat memimpin bank sentral.

(Reuters/lav)