Penjualan Mobil Astra Melorot 7,38 Persen per Juni 2019

CNN Indonesia | Rabu, 17/07/2019 12:32 WIB
Penjualan Mobil Astra Melorot 7,38 Persen per Juni 2019 Ilustrasi. (CNN Indonesia/Hesti Rika).
Jakarta, CNN Indonesia -- Penjualan mobil PT Astra International Tbk turun 7,38 persen sepanjang semester I 2019. Perusahaan hanya mampu menjual sebanyak 326.182 unit selama Januari hingga Juni 2019. Padahal, pada periode yang sama tahun lalu, penjualan mobil mampu mencapai 352.210 unit.

Mengutip data Astra International, penurunan penjualan mobil khususnya terjadi di segmen Low Cost Green Car (LCGC), yakni mencapai 13,17 persen. Pada semester I 2018, penjualan LCGC sebanyak 83.727 unit, sedangkan paruh pertama tahun ini hanya 72.693 unit.

Sementara, total penjualan mobil non LCGC dalam enam bulan pertama tahun ini sebanyak 253.489 unit. Realisasi itu menyusut 5,58 persen dari sebelumnya, yaitu 268.483 unit.

Head of Investor Relation Astra International Tira Ardianti mengatakan penjualan mobil yang landai pada awal tahun dipengaruhi oleh pemilihan umum (pemilu) yang digelar pada April 2019 kemarin. Hal tersebut membuat masyarakat atau perusahaan menahan diri untuk membeli mobil baru.


"Secara keseluruhan, semester I tahun ini memang pasar lesu. Ada banyak faktor salah satunya politik, di mana pemilu membuat orang wait and see (menunggu)," terang Tira kepada CNNIndonesia.com, Rabu (17/7).

Selain karena politik, ia menyebut turunnya harga komoditas ikut mempengaruhi minat seseorang untuk membeli mobil. Daya beli masyarakat disebut terpukul karena kondisi tersebut.

Tira berharap penjualan mobil bisa membaik pada semester II 2019 agar perusahaan bisa mempertahankan pangsa pasarnya di sekitar 50 persen. Menurutnya, kepastian politik pasca pemilu bisa memberikan angin segar terhadap industri otomotif.

Selain itu, bisnis penjualan mobil juga akan terkena sentimen positif di tengah spekulasi penurunan suku bunga acuan. Jika The Fed benar-benar memangkas suku bunga acuan dan diikuti oleh Bank Indonesia (BI), manajemen Astra International optimistis penjualan secara industri bisa membaik.
[Gambas:Video CNN]
"Harusnya positif karena bunga murah, harapannya bunga murah bisa memberikan stimulus pertumbuhan," ucap Tira.

Namun begitu, ia tak mengatakan secara pasti berapa target penjualan mobil dari Astra International tahun ini. Fokus manajemen hanya mempertahankan pangsa pasar di Indonesia.

"Sampai Juni ini pangsa pasar Astra International sekitar 53 persen, masih di atas target kami yang 50 persen," pungkas Tira.


(aud/bir)