Inflasi lebih Tinggi dari Upah, Daya Beli Buruh Tani Melorot

CNN Indonesia | Kamis, 15/08/2019 21:19 WIB
Inflasi lebih Tinggi dari Upah, Daya Beli Buruh Tani Melorot Ilustrasi buruh tani. (CNN Indonesia/Safir Makki).
Jakarta, CNN Indonesia -- Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat tingkat daya beli buruh tani, bangunan, potong rambut, dan pembantu rumah tangga menurun pada Juli 2019 dari bulan sebelumnya.

Hal ini terjadi karena Indeks Harga Konsumen (IHK) mengalami inflasi sejumlah bahan pokok di pedesaan dan perkotaan.

Kepala BPS Suhariyanto merinci upah nominal yang mencerminkan pendapatan buruh tani meningkat 0,16 persen dari Rp54.152 per bulan menjadi Rp54.237 per bulan pada Juli 2019. Sementara upah riil yang mencerminkan tingkat daya beli justru turun 0,39 persen dari Rp38.004 per bulan menjadi Rp37.856 per bulan.


"Ini terjadi karena pada Juli 2019, inflasi di pedesaan mencapai 0,55 persen, sehingga upah riil turun 0,39 persen," ujar Suhariyanto di Gedung BPS, Jakarta, Kamis (15/8).


Kemudian, tingkat daya beli buruh bangunan juga turun 0,05 persen dari Rp64.207 per bulan menjadi Rp64.174 per bulan. Meski demikian, nominal pendapatan masih naik 0,26 persen dari Rp88.708 per bulan menjadi Rp88.939 per bulan.

Lalu, tingkat daya beli buruh potong rambut melorot 0,07 persen dari Rp20.042 per kepala menjadi Rp20.028 per kepala. Padahal, pendapatan pekerja sektor ini masih tumbuh 0,24 persen dari Rp27.690 per kepala menjadi Rp27.756 per kepala.

Selanjutnya, tingkat daya beli pembantu rumah tangga ikut terkoreksi 0,05 persen dari Rp299.124 per bulan menjadi Rp298.972 per bulan. Namun, pendapatan masih meningkat 0,26 persen dari Rp413.270 per bulan menjadi Rp414.345 per bulan.

"Penurunan daya beli dari beberapa kategori buruh karena inflasi di perkotaan sebesar 0,31 persen," jelasnya.

Sebelumnya, BPS mencatat inflasi nasional mencapai 0,31 persen pada Juli 2019. Inflasi terjadi karena kenaikan harga untuk beberapa komoditas pangan, seperti cabai rawit, bawang putih, dan bawang merah.

[Gambas:Video CNN] (uli/lav)