Kepala Negara bahkan tidak memberikan kompromi terhadap aparat yang enggan melayani masyarakat dan turun ke bawah. Sebaliknya, ia mengaku akan sangat mengapresiasi aparat yang mengedepankan efisiensi berbisnis.
"Jumlah organisasi dan jumlah aparat yang tidak efisien harus mulai dipangkas. Peningkatan kualitas dan kultur aparat mulai dari aparat negara, birokrat, TNI dan Polri dan pejabat BUMN harus segera berubah," jelas Jokowi dalam Pidato Kenegaraan HUT RI di Gedung DPR/MPR, Jumat (16/8).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kemudian, di tengah kondisi ekonomi penuh persaingan, ia meminta dunia usaha termasuk BUMN untuk melakukan ekspansi dan berani mimpi untuk menjadi perusahaan kelas dunia. Ia yakin masih ada SDM Indonesia yang mumpuni untuk membawa perusahaan dan BUMN bisa agresif di kancah global.
"Pengusaha-pengusaha dan BUMN harus berani menjadi pemain kelas dunia. Ini yang perlu kami lakukan. Sekali lagi, kita harus ekspansif, from local to global," jelas dia.
[Gambas:Video CNN] (glh/lav)