Hal tersebut disampaikan Kepala Negara dalam rangka penyampaian Pidato Presiden mengenai Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) Tahun Anggaran 2020 pada Sidang Bersama Dewan Perwakilan Daerah (DPD).
"Langkah demi langkah tidak lagi cukup, lompatan demi lompatan yang kita butuhkan. Lambat asal selamat tidak lagi relevan, yang kita butuhkan adalah cepat dan selamat," ungkap Jokowi di Gedung DPR/MPR, Jakarta, Jumat (16/8).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk itu, sambungnya, Indonesia juga harus bisa mengimbangi kecepatan dan inovasi investasi yang dilakukan oleh negara-negara lain. Tujuannya, agar Indonesia tak kehilangan peluang investasi tersebut.
Lebih lanjut ia kembali mengingatkan soal pentingnya investasi bagi Indonesia. Investasi, katanya, bisa menggerakkan pertumbuhan industri yang selanjutnya berdampak pada peningkatan serapan tenaga kerja.
Bila kesempatan kerja semakin meningkat, maka masyarakat mendapat manfaat peningkatan pendapatan. Hal tersebut selanjutnya bakal memberi kontribusi bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia ke depan.
[Gambas:Video CNN] (uli/lav)