Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro mengatakan salah satu provinsi yang bisa mendapatkan dampak adalah Sulawesi Selatan. Daerah tersebut diperkirakan kecipratan penambahan investasi terbesar, yakni 0,8 persen dari pemindahan ibu kota.
Peningkatan investasi itu akan tersebar di beberapa sektor, seperti semen, pertambangan, dan peternakan. "Dengan pemindahan ibu kota ini bukan hanya Kalimantan Timur yang investasinya naik tapi juga provinsi tetangga akan dapatkan manfaat. Sulawesi Selatan paling besar," ucap Bambang, Rabu (18/9).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, nilai investasi di Kalimantan Timur bakal terkerek sebesar 47,7 persen. Pasalnya, ada pembangunan konstruksi besar-besaran yang didesain sebagai tempat tinggal bagi 1,5 juta orang dalam waktu lima sampai 10 tahun ke depan.
"Sehingga wajar kalau investasi riil naik hampir 50 persen. Pulau Kalimantan juga akan meningkat 34,5 persen," ucap Bambang.
Secara keseluruhan, ada potensi kenaikan sebesar 4,7 persen untuk investasi nasional. Hal ini, kata Bambang, akan menambah amunisi bagi pertumbuhan ekonomi nasional
"Peningkatan pertumbuhan ekonomi di Kalimantan Timur berpotensi 7,3 persen untuk jangka pendek, Pulau Kalimantan 4,7 persen, dan Indonesia 0,6 persen," kata Bambang.
[Gambas:Video CNN] (aud/agt)