Data Penumpang Bocor, Menhub Minta Penjelasan Lion Air Group

CNN Indonesia | Rabu, 18/09/2019 20:37 WIB
Data Penumpang Bocor, Menhub Minta Penjelasan Lion Air Group Pesawat Malindo air, Anggota Lion Air Group. (Dok. Kemenpar).
Jakarta, CNN Indonesia -- Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menegaskan akan meminta klarifikasi kepada Lion Air Group terkait insiden bocornya data penumpang maskapai Malindo Air yang merupakan anggota dari Lion Air Group. Menhub mengaku telah mendapatkan laporan atas kejadian itu pada Rabu (18/9) pagi.

"Saya sedang meminta Dirjen Udara untuk menginventarisasi apa saja yang harus kami klarifikasi, karena tidak semua itu domain kami," kata Menhub, Rabu (18/9).

Ia akan mengadakan rapat bersama jajarannya untuk membahas insiden tersebut lebih lanjut. Namun, ia enggan menyebut jenis hukuman yang akan diterima pihak maskapai jika terbukti lalai.

"Yang penting menyelesaikan masalahnya dulu. Kami kumpulkan nanti lihat permasalahannya," tuturnya.

Secara terpisah, pihak Malindo Air mengakui beberapa data pribadi penumpang yang disimpan (hosted on) di lingkungan berbasis cloud, kemungkinan telah disalahgunakan oleh pihak yang tidak bertanggungjawab. Saat ini, tim internal Malindo Air bersama penyedia layanan data eksternal sedang menyelidiki bocornya data nasabah tersebut.

PR&Communications Department Malindo Air Andrea Liong mengatakan pihaknya juga bekerja sama dengan konsultan cybercrime independen dan melaporkan kejadian ini untuk proses penyelidikan.


"Malindo Air tidak menyimpan rincian pembayaran setiap penumpang atau pelanggan di dalam server," katanya dalam keterangan tertulis.

Untuk tindakan pencegahan, sambung dia, maskapai mengimbau seluruh pelanggan yang memiliki akun Malindo Miles untuk mengubah kata sandinya apabila kata sandi digunakan sama untuk layanan lain secara online. "Malindo Air akan terus memberikan keterangan lebih lanjut melalui website, seluler, dan media sosial," tuturnya.


[Gambas:Video CNN] (ulf/lav)