Sesuai proyeksi pemerintah, pendapatan negara pada akhir tahun nanti diharapkan bisa mencapai Rp2.030 triliun atau 93,8 persen dari target APBN yakni Rp2.165,1 triliun.
Sementara itu, belanja negara diproyeksi mencapai Rp2.341 triliun atau 95,1 persen dari targetnya yakni Rp2.461 triliun. Dengan demikian, defisit APBN pada akhir tahun diperkirakan menjadi 1,93 persen dari PDB atau melebar dari target 1,84 persen.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dari sisi politik, DPR AS berencana untuk memakzulkan Presiden AS Donald Trump. Situasi ini, lanjut dia, ternyata adalah sebuah peristiwa yang juga dianggap besar di AS.
Di tengah tekanan yang kian memanas, ia masih berharap Indonesia masih punya daya tahan yang tinggi terhadap tekanan global. Menurutnya, salah satu upaya tersebut adalah dengan memperbaiki iklim investasi.
Sebelumnya, tekanan dalam bentuk perlambatan ekonomi global sudah mempengaruhi kinerja APBN hingga Agustus 2019.
Berdasarkan data Kemenkeu, ekonomi yang lamban membuat penerimaan pajak hanya Rp801,16 triliun atau tumbuh tipis 0,21 persen dibanding taun sebelumnya. Padahal, pertumbuhan penerimaan pajak di tahun sebelumnya bisa mencapai 16,52 persen.
Alhasil, hingga Agustus 2019, penerimaan negara berada di angka Rp1.189,3 triliun atau tumbuh 3,2 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya yakni Rp1.152,9 triliun.
[Gambas:Video CNN] (glh/lav)