Kebanyakan, Harga Sewa Kantor di CBD Jakarta Turun 1,9 Persen

CNN Indonesia | Kamis, 10/10/2019 06:59 WIB
Kebanyakan, Harga Sewa Kantor di CBD Jakarta Turun 1,9 Persen Ilustrasi. (CNNIndonesia/Safir Makki)
Jakarta, CNN Indonesia -- Konsultan properti Colliers International menyatakan harga sewa rata-rata pusat perkantoran di kawasan pusat atau Central Business District (CBD) di Jakarta turun 1,9 persen pada kuartal III 2019 menjadi Rp279.374 per meter persegi dibandingkan dengan kuartal sebelumnya.

Senior Associate Director Colliers International Ferry Salanto mengungkapkan penurunan harga sewa lantaran jumlah pasokan gedung baru yang semakin bertambah pada sembilan bulan pertama tahun ini. Secara akumulasi, total pasokan gedung perkantoran di kawasan CBD saat ini sebanyak 6,7 juta meter persegi, sedangkan di luar CBD sebanyak 3,3 juta meter persegi.

"Kami melihat pembangunan dua gedung perkantoran di CBD akan selesai pada kuartal IV 2019 dan itu akan menambah pasokan tahun ini sebesar 310 ribu meter persegi," ujar Ferry, Rabu (9/10).


Sementara, tujuh gedung perkantoran baru di luar kawasan CBD juga siap untuk beroperasi pada kuartal IV 2019. Dengan demikian, jumlah pasokan ruang kantor di kawasan itu akan ikut bertambah. Tak heran, tarif sewanya kini turun rata-rata 1,1 persen menjadi Rp189.933 per meter persegi.

Di sisi lain, tingkat okupansi perkantoran di kawasan CBD masih stagnan di level 82 persen, sedangkan di luar kawasan CBD naik menjadi sekitar 86 persen.

Untuk tahun depan, Ferry menyatakan penyewaan di sektor perkantoran masih cukup menantang. Pasalnya, perang dagang Amerika Serikat (AS) dan China masih berlanjut, sehingga rentan membuat ekonomi dunia semakin melambat.

"Perlambatan ekonomi dan persoalan yang tak selesai antara AS dan China akan berdampak pada penyewaan kantor," kata Ferry.

Terlebih, kondisi eksternal juga akan mempengaruhi investasi asing yang masuk ke Indonesia. Jika pemerintah tak mampu menarik investor asing, maka efeknya akan negatif pada pertumbuhan penyewaan ruang kantor.

"Kami berharap aliran investasi ke depannya bisa positif sehingga mendorong penyewaan ruang perkantoran," pungkasnya.

[Gambas:Video CNN] (aud/agt)