FOTO: Pameran Hari Listrik Nasional ke-74

Adhi Wicaksono, CNN Indonesia | Rabu, 09/10/2019 23:33 WIB

Jakarta, CNN Indonesia -- Masyarakat Ketenagalistrikan Indonesia (MKI) menggelar Seminar dan Pameran Hari Listrik Nasional ke-74 di Jakarta Convention Center (JCC), Rabu (9/10).

Pengunjung mencoba motor listrik di Pameran Hari Listrik Nasional ke-74 (HLN ke-74) di Jakarta Convention Center (JCC), Rabu, 9 Oktober 2019. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono).
Seminar dan Pameran Hari Listrik Nasional (HLN) ke-74 yang mengusung tema 'Keberlanjutan Sektor Ketenagalistrikan dalam Menghadapi Era Industri 4.0. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono).
Acara yang digelar Masyarakat Ketenagalistrikan Indonesia (MKI) ini sejalan dengan program pemerintah dalam mempersiapkan sektor ketenagalistrikan untuk mendukung industri 4.0. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono).
Acara ini diharapkan menjawab masalah seperti pengembangan distributed generation, micro-grid and distributed storage, smart grid and battery/energy storage system, dan sejumlah regulasi. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono).
Selain itu, diharapkan pula menjawab revisi grid code, regulasi terkait baterai/ESS dan regulasi terkait bisnis sarana pengisian listrik umum (SPLU) dan sarana pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) untuk melengkapi Perpres mobil listrik yang sudah diterbitkan. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono).
MKI mengajak korporasi, institusi, dan masyarakat umum untuk berpartisipasi menuntaskan program 100 persen elektrifikasi melalui penggalangan dana sambungan listrik rumah untuk kawasan 3T (Terjauh, Terdepan, Tertinggal) dengan besaran biaya Rp747.000 per rumah. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono).
Dalam sambutannya Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan menyebut kapasitas listrik terpasang Indonesia masih tergolong kecil. Jonan menyebut, hingga 2024 kapasitas listrik terpasang diperkirakan baru mencapai 90 GigaWatt (GW). (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono).
Sementara hingga akhir tahun ini, Jonan memperkirakan kapasitas listrik terpasang baru mencapai 70 GW atau meningkat 40 persen dalam tempo lima tahun. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)