IHSG Diperkirakan Menguat Terbatas Akhir Pekan

CNN Indonesia | Jumat, 11/10/2019 08:09 WIB
IHSG Diperkirakan Menguat Terbatas Akhir Pekan Ilustrasi IHSG. (CNN Indonesia/Hesti Rika).
Jakarta, CNN Indonesia -- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksi menguat terbatas pada perdagangan Jumat (11/10). Investor dinilai mencermati negosiasi kerja sama dagang antara Amerika Serikat (AS) dan China.

Analis Artha Sekuritas Dennies Christoper Jordan mengatakan investor mencermati pertemuan dagang AS-China. Wakil Perdana Menteri China Liu He dan Perwakilan Dagang AS Robert Lighthizer didampingi Menteri Keuangan Steven Mnuchin akan bertemu pada Kamis (10/10) dan Jumat (11/10) di Washington, AS.

"Masih ada ketidakpastian dari kelanjutan negosiasi dagang antara AS-China,"kata Dennies dalam riset tertulis, Jumat (11/10).


Ia bilang secara teknikal IHSG mengindikasikan potensi penguatan dalam jangka pendek.
"Pergerakan diperkirakan masih akan terbatas melihat masih minimnya sentimen terutama dari dalam negeri," imbuhnya.

Ia memprediksi indeks akan bergerak di rentang support 6.003-6.013 dan resistance 6.039-6.055.

Senada, Analis Reliance Sekuritas Lanjar Nafi meramalkan indeks bakal menguat. Ia memproyeksikan IHSG bergerak menguat dengan support 6.000 dan resistance 6.088.
[Gambas:Video CNN]
"Investor mengalihkan fokus mereka ke pertemuan perdagangan yang telah lama ditunggu-tunggu antara AS-China," ujarnya.

IHSG mengalami koreksi pada penutupan perdagangan Kamis (10/10). Indeks ditutup di level 6.023 turun 5,51 poin atau 0,09 persen.

Sementara itu, saham-saham utama Wall Street bergerak naik. Dow Jones naik 0,57 persen menjadi 26.496, S&P 500 naik 0,64 persen ke 2.938, dan Nasdaq Composite naik 1,60 persen menjadi 7.950. (ulf/lav)